Dua Karyawan SPBU KM 7 Palembang Ditangkap Usai Penusukan Fatal, Senjata Tajam Masih Dicari

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 07:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG —kompaslink.com|
Insiden kekerasan yang berujung kematian terjadi di area SPBU 24.301.111 Punti Kayu, Jalan Kolonel H. Burlian Kilometer 7, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, pada Kamis dini hari, 2 April 2026, sekira pukul 03.50 WIB. Seorang sopir truk berinisial MEP (26) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri dalam peristiwa yang bermula dari perselisihan terkait pengisian bahan bakar solar.

Dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut, yakni SI (25) selaku pengawas SPBU dan EPP (22) yang bertugas sebagai satpam, telah diamankan oleh personel gabungan Pamapta, piket fungsi Polrestabes Palembang, serta jajaran Polsek Sukarami pada pukul 04.30 WIB di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan awal dan hasil pemeriksaan saksi, insiden bermula saat korban melakukan pengisian solar. Proses pengisian terhenti karena operasional SPBU telah berakhir, sementara korban merasa pengisian belum maksimal. Ketidakpuasan tersebut memicu cekcok antara korban dengan tersangka SI selaku pengawas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi kemudian memanas hingga korban keluar dari area SPBU dan menunggu di seberang jalan. Tersangka SI selanjutnya menghubungi EPP untuk bersama-sama menemui korban. Saat terjadi pertemuan, korban turun dari kendaraan dan perkelahian tidak terhindarkan. Dalam peristiwa tersebut, tersangka SI melakukan penusukan yang menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka fatal.

Korban segera dilarikan ke RS Myria Palembang oleh saksi di lokasi, namun dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Petugas yang tiba di lokasi langsung mengamankan kedua tersangka dan melakukan tindakan kepolisian awal, termasuk pengamanan saksi serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Rekaman kamera pengawas (CCTV) di area SPBU turut diamankan sebagai alat bukti elektronik yang krusial dalam membangun konstruksi perkara.

Barang bukti yang telah diamankan berupa pakaian yang digunakan tersangka saat kejadian. Sementara itu, senjata tajam yang digunakan dalam aksi penusukan hingga saat ini masih dalam proses pencarian aktif oleh penyidik.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Musa Jedi Permana, menegaskan bahwa penyidikan dilakukan secara menyeluruh dan profesional.

“Dua tersangka telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif. Pencarian senjata tajam menjadi prioritas karena merupakan barang bukti utama. Selain itu, rekaman CCTV sedang kami analisis untuk memperkuat konstruksi perkara. Proses hukum akan kami kawal hingga tuntas,” tegasnya.

Kapolrestabes Palembang, Sonny Mahar Budi Adityawan, menyampaikan duka cita kepada keluarga korban sekaligus menegaskan komitmen penegakan hukum.

“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Tidak ada toleransi terhadap tindak kekerasan, terlebih yang terjadi di ruang publik. Para pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat untuk mengedepankan penyelesaian secara damai dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa Polda Sumsel memberikan perhatian serius terhadap kasus ini.

“Setiap tindak kekerasan di ruang publik akan ditangani secara tegas dan transparan. Kami juga mengingatkan bahwa membawa dan menggunakan senjata tajam di tempat umum merupakan tindakan berbahaya yang memiliki konsekuensi hukum berat,” ungkapnya.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang masih terus melakukan pendalaman, termasuk analisis rekaman CCTV, pemeriksaan saksi-saksi, serta pencarian senjata tajam yang digunakan dalam kejadian tersebut.

Pewarta:Rudihartono.m

Berita Terkait

Perkuat Konsolidasi, HSB Serahkan SK 18 PAC se-Palembang, Tekankan Satu Komando
Kapolda Sumsel Gaungkan Polisi Bersama Masyarakat, Edukasi Pelajar SMKN 6 Palembang Cegah Bullying dan Narkoba
Cegah Konflik Meluas, Wadir Binmas Polda Sumsel Ajak Warga Manfaatkan FKPM
Danrem 044/Gapo Hadir, Ciptakan Penguatan Hubungan Sosial dan Budaya melalui World Anxi Conference
Wakapolda Sumsel Gelar Minggu Kasih di GPdI Alfa Omega, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama
Respons Cepat Laporan Pencurian di Kalidoni, Polda Sumsel Amankan Enam Tersangka
Wakapolda Sumsel Pimpin Apel Operasi Patuh Musi 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan
Wakapolda Sumsel Tegaskan Operasi Patuh Musi 2026 Utamakan Keselamatan, Bukan Target Tilang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:27

Gerak Cepat Kurang dari Tiga Jam, Polres Muratara Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan Berujung Kematian

Rabu, 30 September 2026 - 11:49

Polda Sumsel Ungkap Peredaran Narkotika, Kurir Shabu 51 Gram Ditangkap di Muratara

Jumat, 11 September 2026 - 06:56

Jaga Lingkungan Tetap Asri, Polsek Rawas Ulu Gelar Kurve Lewat Program Belida

Sabtu, 5 September 2026 - 15:49

Ipda M. Aliudin, SH Kasi Hukum Polres Musi Rawas Utara Ajak Pelajar SMAN Rupit Bijak Manfaatkan AI

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:07

Modus Gembos Ban, Dua Pelaku Gasak Rp300 Juta Milik Korban di Muratara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:44

Sat Lantas Polres Muratara Bagikan Masker Gratis kepada Pelajar SMA Negeri 1 Muara Rupit

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:59

Polwan pertama jabat Wakapolres Musi Rawas Utara 

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:31

Polres Muratara menggelar konferensi hasil pelaksanaan Operasi Senpi musi Tahun 2026”

Berita Terbaru