Oknum Guru SMP Negeri 42 Palembang Diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Beberapa Siswa

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 21:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang-kompaslink.com| Lagi-lagi terjadi di dunia pendidikan, bukan hanya masalah dugaan tindak pidana Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Namun kali ini, pemberitaan terbit terkait masalah oknum guru SMP Negeri 42 Palembang inisial “DN” yang diduga telah melakukan tindakan kekerasan dengan menampar beberapa siswanya di sekolah.

“DN” guru yang mengajar bidang mata pelajaran “Seni dan Budaya” di SMP Negeri 42 Palembang tersebut dikenal suka arogan. Hal ini disampaikan langsung oleh beberapa orang tua siswa kepada wartawan, Jum’at (26/09/2025).

Salah satunya sebut saja “Mia” nama disamarkan. Dimana Mia mengatakan, kejadian dugaan kekerasan bukan hanya dialami oleh putrinya saja, akan tetapi siswa-siswi lain juga banyak menerima perlakuan yang sama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau yang terjadi pada anak saya, dia bilang awal mula siswa pada ribut, lalu ditegur oleh Ibu guru “DN”, anak saya ditampar karena dikira ikut-ikutan ribut, padahal dia lagi benerin tali sepatu,” ujar Mia.

Pernyataan ini diperkuat oleh orang tua siswa lainnya, sebut saja Yati, ia menjelaskan kalau putranya disekolah mendapat perlakuan serupa, yaitu ditampar oleh Ibu guru “DN”.

“Anak saya juga pernah di tampar oleh Ibu guru “DN” namun sempat di tangkis sehingga tidak mengenai wajah, selain itu Ibu guru “DN” juga sempat mengucapkan kata-kata Binatang,” kata Yati dengan nada sedikit emosi.

“Kami berharap, kejadian seperti ini jangan sampai terulang kembali, seharusnya sebagai guru harus mendidik dengan benar, jangan sudah menampar tapi tidak mau minta maaf. Ini malah anak saya ditampar anak saya juga yang harus minta maaf,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi awak media Beritapali.com, Hj Nelly selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 42 Palembang mengatakan bahwa permasalahan antara siswa dengan Ibu guru “DN” sudah selesai. Selain itu ia juga meminta kepada wartawan untuk tidak memberitakannya.

(Red)

Berita Terkait

Tanamkan Cinta Sejak Dini, RA Baitul Hannan Deklarasikan Implementasi KBC
Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla di Sumsel, Danrem 044/Gapo Sambut Kepala BNPB RI
Perkuat Mental dan Karakter Prajurit, Korem 044/Gapo Gelar Penyuluhan Binroh dan Bintalidjuang
Polda Sumsel Gandeng Peserta Didik STIK Edukasi 2.415 Warga Cegah Karhutla
Polda Sumsel Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Tiga Korban Tenggelam di Sungai Musi
Polda Sumsel Perkuat Kemampuan Penyidik Tangani Perkara Karhutla
Kemarau Panjang, Warga Kampung sukosari Gelar Sholat Istisqa
Danrem 044/Gapo Lepas Kasad Usai Kunker di Sumatera Selatan

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:02

Tanamkan Cinta Sejak Dini, RA Baitul Hannan Deklarasikan Implementasi KBC

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:55

Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla di Sumsel, Danrem 044/Gapo Sambut Kepala BNPB RI

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:52

Perkuat Mental dan Karakter Prajurit, Korem 044/Gapo Gelar Penyuluhan Binroh dan Bintalidjuang

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:43

Polda Sumsel Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Tiga Korban Tenggelam di Sungai Musi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:37

Polda Sumsel Perkuat Kemampuan Penyidik Tangani Perkara Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:14

Kemarau Panjang, Warga Kampung sukosari Gelar Sholat Istisqa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:33

Danrem 044/Gapo Lepas Kasad Usai Kunker di Sumatera Selatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:23

Perkuat Literasi AI di Dunia Pendidikan, Polda Sumsel dan Google for Education Latih Guru Madrasah Sumsel

Berita Terbaru