Direktur Jenderal Penataan Agraria, Yulia Jaya Nirmawati hadir dan ikut dalam pembahasan teknis terkait berbagi pakai data antara 2 (dua) instansi pemerintah dalam sebuah kegiatan penandatanganan berita acara serah terima (BAST) bersama Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (04/06/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Agraria, Sukiptiyah dan Direktur Adaptasi Perubahan Iklim, Yulia Suryanti.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup sebagai bagian dalam Proyek Fourth National Communication And Fourth Biennial Update Report To The United Nations Framework Convention On Climate Change (UNFCCC)/Proyek NC4-BTR1. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kelengkapan informasi dan data teknis distribusi Lahan Baku Sawah (LBS) Nasional untuk Analisis Kajian Dampak sektor Pertanian terutama untuk komoditas padi dalam dokumen NC4 yang akan dilaporkan ke UNFCCC sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan oleh UNFCCC.
Data Lahan Baku Sawah (LBS) Nasional penting sebagai dasar analisis dampak perubahan iklim pada sektor pertanian, hasil kajian ini akan menjadi suatu profil/gambaran bidang pertanian yang valid berkaitan dengan perubahan iklim di Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan ini Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Agraria, Sukiptiyah sebagai perwakilan Direktorat Jenderal Penataan Agraria dan Direktur Adaptasi Perubahan Iklim, Yulia Suryanti sebagai perwakilan Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon melakukan penandatangan Berita Acara Serah Terima Data Penggunaan Tanah di Kegiatan Lahan Baku Sawah (LBS) Nasional.











