Pendiri SPN Pati, Om Bob: Tindakan Anarkis Bukan Bagian dari Gerakan Buruh

- Penulis

Jumat, 2 Mei 2025 - 21:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati, Jawa Tengah – Peringatan Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2025, yang seharusnya menjadi momentum soliditas dan penyampaian aspirasi kaum pekerja di depan Gedung Gubernur Jawa Tengah, justru diwarnai insiden yang mencoreng citra perjuangan.

Sekelompok orang yang mengidentifikasi diri dengan gerakan anarko tiba-tiba muncul dan melakukan serangkaian tindakan anarkis, mulai dari mencoret-coret fasad gedung hingga melakukan perusakan di area sekitar. Aksi yang sama sekali tidak terkait dengan agenda utama buruh ini seketika memicu reaksi keras dari berbagai elemen pekerja yang hadir.

Kejadian tak terduga ini bermula saat ribuan pekerja dari berbagai penjuru Jawa Tengah menyampaikan aspirasi mereka secara damai. Tiba – tiba sekelompok individu berpakaian hitam dan tertutup wajah justru memilih jalur konfrontasi dan anarki. Coretan-coretan bernada provokatif dan simbol-simbol yang tidak relevan dengan isu buruh menghiasi tembok gedung, menciptakan pemandangan yang kontras dengan semangat perjuangan yang dibawa oleh mayoritas peserta aksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aparat kepolisian yang sigap merespons kejadian ini langsung melakukan tindakan pengamanan dan pembubaran terhadap aksi anarkis tersebut. Proses penyelidikan pun segera dilakukan untuk mengidentifikasi motif dan jaringan di balik tindakan ini.

Slamet Widodo (Om Bob), sosok sentral dan pendiri SPN Kabupaten Pati, tanpa ragu mengecam keras perilaku kelompok tersebut. Dengan nada tegas, Om Bob menyatakan bahwa aksi anarko ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai perjuangan buruh yang selalu mengedepankan cara-cara damai dan konstruktif. “Ini bukan cara kami berjuang. Mereka datang dengan agenda sendiri dan merusak citra perjuangan buruh yang tulus,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Lebih lanjut, Om Bob menekankan bahwa gerakan anarko tidak memiliki akar maupun tujuan yang sama dengan perjuangan buruh untuk mendapatkan hak-hak yang layak. Ia melihat tindakan ini sebagai upaya untuk menunggangi momentum May Day demi kepentingan ideologi yang sama sekali berbeda. “Kami, kaum buruh, menolak segala bentuk kekerasan dan anarki. Kami percaya pada dialog dan aksi damai untuk mencapai tujuan kami,” imbuhnya.

Gelombang kecaman juga datang dari berbagai serikat pekerja dan organisasi buruh lainnya. Mereka sepakat bahwa tindakan anarkis segelintir orang ini tidak merepresentasikan semangat dan tujuan utama peringatan May Day. Mereka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menegaskan komitmen mereka untuk terus berjuang melalui cara-cara yang bermartabat.

Lebih lanjut Om Bob mendukung penuh langkah Kepolisian untuk menindak para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. Tindakan anarkis ini bukan hanya merusak fasilitas umum, tetapi juga merusak esensi dari peringatan May Day sebagai hari solidaritas dan perjuangan buruh, pungkasnya.

(Humas Resta Pati)

Berita Terkait

PLN Nusa Daya UP NTB Perkuat Budaya K3L Melalui Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga Serahkan Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Karangtengah ​
Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara, Kantah Purbalingga Serahkan Sertipikat BMN Kejaksaan Negeri Purbalingga
12 PPATS Dilantik, Perkuat Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Purbalingga
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga Ikuti Launching Transformasi Layanan dan Organisasi Secara Daring
Semangat Kemerdekaan! Kepala Kantor Pertanahan Purbalingga Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Alun Alun Purbalingga

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:02

Tanamkan Cinta Sejak Dini, RA Baitul Hannan Deklarasikan Implementasi KBC

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:55

Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla di Sumsel, Danrem 044/Gapo Sambut Kepala BNPB RI

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:52

Perkuat Mental dan Karakter Prajurit, Korem 044/Gapo Gelar Penyuluhan Binroh dan Bintalidjuang

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:43

Polda Sumsel Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Tiga Korban Tenggelam di Sungai Musi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:37

Polda Sumsel Perkuat Kemampuan Penyidik Tangani Perkara Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:14

Kemarau Panjang, Warga Kampung sukosari Gelar Sholat Istisqa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:33

Danrem 044/Gapo Lepas Kasad Usai Kunker di Sumatera Selatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:23

Perkuat Literasi AI di Dunia Pendidikan, Polda Sumsel dan Google for Education Latih Guru Madrasah Sumsel

Berita Terbaru