Danrem 044/Gapo Hadiri Rapat Koordinasi Aktivasi Posko Pengendalian Karhutla

- Penulis

Kamis, 25 Juli 2024 - 10:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang –kompaslink.com|
Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Muhammad Thohir, S.Sos., M.M menghadiri Rapat Koordinasi Aktivasi Posko Pengendalian Karhutla, bertempat di Griya Agung Jl. Demang Lebar Daun Kec. Ilir Barat I Kota Palembang, Kamis (25/7/2024).

Berdasarkan data dari BMKG Prov. Sumsel, sampai dengan 20 Juli 2024 sebagian besar Wilayah Sumsel mengalami hari tanpa hujan dengan kategori pendek (6-10 hari). Hari tanpa hujan (HTH) mulai meluas sejak 11 Juli 2024 seiring menurunnya potensi pertumbuhan awan dengan menguatnya angin timuran. Puncak kemarau diprakirakan pada akhir Juli hingga Agustus 2024.

Pada paparannya Kasi Ops Karem 044/Gapo Kolonel Inf Syafruddin mengatakan, kebakaran hutan dan lahan di Prov. Sumsel setiap tahunnya menjadi ancaman serius terhadap kehidupan masyarakat khususnya di siklus 4 tahunan (tahun 2015, 2019 dan 2023) yang menimbulkan banyak kerugian baik aspek ekonomi, sosial, kesehatan dan lingkungan.

Kebakaran hutan dan lahan sebagian besar karena ulah manusia yang membuka lahan dengan cara membakar, karena cepat dan murah. Disamping itu banyak lahan terlantar yang rentan kebakaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sinergitas antar stakeholder dan instansi-instansi terkait sangat diperlukan dalam penanganan karhutla di Wil. Sumsel,” ungkapnya.

“Potensi kerawanan Karhutla dengan kategori wilayah rawan berada di Kabupaten OKI, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Muba, Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Muratara,” lanjutnya.

“Korem 044/Gapo melaksanakan operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Wil. Prov. Sumsel dilaksanakan secara serentak dengan titik berat desa rawan karhutla dalam rangka mendukung tugas pokok Prov. Sumsel,” tambahnya.

“Operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Wil. Prov. Sumsel dilaksanakan dengan tiga tahapan, yaitu tahap mitigasi, tahap penindakan dan tahap pemulihan,”

Kasi Ops melanjutkan, “Prov. Sumsel menyiapkan 9.664 orang personil terdiri dari Satgas BPBD Provinsi dan Kabupaten, TNI AD, Polri, Manggala Agni, Lanud Palembang, Polhut, Pol PP, KTPA (kelompok tani peduli api), MPA (masyarakat peduli api), RPK Perkebunan dan RPK HTI,”.

“Disiapkan juga 1.106 Posko Karhutla, 95 unit Damkar, 91 Pompa Selang, 19 tangki suplay 19, serta dukungan peralatan pemadam dari RPK perusahaan, RPK HTI, dukungan helikopter bantuan BNPB RI berupa Helikopter Patroli dan Helikopter Water Bombing,”.

“Dengan diadakannya Rakor ini, diharapkan setiap bagian memahami tugas masing-masing sesuai SK Gubernur, dan ditindaklanjuti. Juga melaksanakan kegiatan pencegahan dengan cara mengimbau dan mengedukasi masyarakat.” pungkasnya.

Disampaikan Pj. Gubernur Sumsel Bapak Elen Setiadi pada Rakor tersebut, “Kami berterimakasih kepada semua pihak, atas atensinya. Dari pengalaman sebelumnya, kita akan lakukan antisipasi jangka pendek yaitu pencegahan dan antisipasi pemadaman. Dan juga antispasi jangka panjang, dengan pembangunan DAM, kanal, penyedian embung dsb,”.

“Untuk jajaran di lapangan, agar segera melakukan pengecekan dan dilaporkan kepada instansi masing-masing, sehingga kesiapsiagaan kita lebih cepat dan lebih awal,” ujar Pj. Gubernur.

“Kerjasama antar institusi agar ditingkatkan, Bapak Ibu yang ditugaskan pada Satgas ini kiranya tidak pecah konsentrasi. Tetap pada penanganan Karhutla tanpa mengabaikan agenda nasional maupun daerah.” katanya.

Pewarta:Rudihartono.m

Berita Terkait

Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel
Rakor Karhutla Bersama Forkopimda, Polda Sumsel Perkuat Kesiapsiagaan Lindungi Masyarakat
Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba
Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers
17 Rumah Terbakar di 8 Ulu Palembang, Harimau Sumatera Bersatu Turun Salurkan Bantuan
Harga Cabai Melambung di Pasar Kota Palembang, Capai Rp85.000 Per Kilo
Polda Sumsel dan Kompolnas Perkuat Komitmen Transparansi serta Perlindungan Kerja Jurnalistik
Polda Sumsel Perkuat Kinerja Reserse hingga Polsek, Wujudkan Penegakan Hukum Berkeadilan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:54

Perkuat Kedisiplinan dan Kesiapan Audit, Kantah Purbalingga Gelar Apel Pagi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:53

Entry Meeting Audit Kinerja, Kantah Purbalingga Perkuat Komitmen Tata Kelola yang Akuntabel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:51

Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat, Kantah Purbalingga Buka Layanan ATR/BPN DEKAT di Purbalingga Foodcourt Center

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:49

Tingkatkan Pemahaman Pengguna Layanan, Kantah Purbalingga Sosialisasikan Peta Analisis Penatagunaan Tanah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:47

Kantah Purbalingga Ikuti Pengarahan Persiapan PTSL Tahun Anggaran 2027

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:15

Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:14

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:53

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Berita Terbaru