Puncak Hari Bhayangkara Ke 78, Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo : Jadilah Tauladan Dalam Keseharian dan Tugas.

- Penulis

Senin, 1 Juli 2024 - 16:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG -kompaslink.com|
Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke 78 Polda Sumatera Selatan terasa begitu istimewa khususnya bagi personel Polda Sumsel, karena untuk pertama kalinya, upacara peringatan diselenggarakan dilapangan Mapolda Sumsel jalan Jenderal Sudirman km. 4 Pahlawan, Kemuning, Kota Palembang Senin (1/7/2024).

Upacara Hari Bhayangkara ke-78 yang turut dimeriahkan penampilan marching band Polda Sumsel tersebut diikuti pasukan yang terdiri atas 4 batalyon, tidak hanya dari personel Polda Sumsel, namun juga personel TNI, Dishub Sumsel, Satuan Pol PP Sumsel, Damkar Palembang dan juga ASN dilingkungan Polda Sumsel, Satpam serta Pramuka.

Seluruh rangkaian upacara berlangsung penuh khidmat, Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo yang bertindak selaku inspektur upacara dalam sambutannya mengatakan momen Hari Bayangkara bukanlah sekedar hari ulang tahun kepolisian Negara Republik Indonesia, sebab menurutnya Kepolisian Negara Republik Indonesia sudah ada sebelum Indonesia ini merdeka, fungsi-fungsi dan organ kepolisian sudah ada sejak jaman kerajaan kuno.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setidaknya pada abad ke-12, pada masa pemerintahan raja Majapahit, beliau memiliki pasukan yang bernama Bayangkara, yang artinya pelindung negara dan masyarakat, dipimpin oleh Mahapati Gajah Mada. Dan figur Mahapati Gajah Mada itu jugalah yang menjadi contoh sebagai pedoman hidup insan Bayangkara,” tutur Kapolda.

Kapolda mengajak jajatannya untuk mempedomani dan meneladani empat sifat dari patih Gajah Mada Satyahaprabu (setia kepada negara dan pimpinannya), Hanyaken musuh (setiap insan Bhayangkara wajib mengenyahkan musuh-musuh negara dan masyarakat), Gineung Pratidina (senantiasa mengagungkan negara, right or wrong, this is my country artinga negara harus kita bela) serta Tansa Trisna (seluruh insan Bayangkara tidak terikat trisna pada sesuatu dalam melaksanakan tugasnya).

Kesempatan tersebut, dirinya selaku Kapolda Sumsel menyampaikan penghargaan dan terimakasihnya kepada seluruh stakeholder,
kepada seluruh anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Sumatera Selatan, kepada seluruh pimpinan instansi vertikal,
BUMN, kalangan pengusaha, kalangan pemuda, kalangan tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi, media dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian Daerah Sumatera Selatan.

Terimakasih atas dukungan kritik dan saran semua pihak, demikianpun dengan penuh tulus hati dan segala kerendahan hati, memohon maaf atas segala kesalahan, kekurangan, dan ketidakpuasan yang dialami masyarakat atas pelayanan kami. Kami bertekad pada usia ke-78 ini, Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, dan bersumpah untuk tidak menyakiti hati masyarakat,” ujarnya.

Kapolda memberikan pesan kepada seluruh insan Bhayangkara dijajarannya

“Ingatlah pada haul yang disampaikan oleh Kapolri pertama Raden Said Sukanto pada 1 Juli 1955 saat hari Bayangkara yang ke-9. Beliau menyadur hasil pikiran tokoh-tokoh Kepolisian Negara Republik Indonesia dan tokoh akademis yang ada di Purguruan Tinggi Ilmu Indonesia dalam bentuk sumpah Tribrata. Di topi saudara, adalah Rastra Sewa Kottama, adalah abdi utama daripada nusa dan bangsa. Harapan masyarakat adalah kita hadir menyelesaikan dan menuntaskan permasalahan masyarakat karena kita adalah abdi/pembantu dan pelayan masyarakat. Bukan sebaliknya kita minta dilayani,” tegasnya.

Dirinya juga mengajak jajarannya sebagai warga negara yang utama, insan Tribrata dan insan Bhayangkara, yakni warga negara tauladan daripada negara dalam keseharian maupun dalam kedinasan.

“Saya juga mengingatkan bahwa insan Bhayangkara terikat dengan kode etik dan disiplin, sebagai insan yang Presisi harus mampu memprediksi setiap kejadian, setiap permasalahan yang ada di dalam masyarakat, harus responsif, dengan penuh tanggung jawab, transparansi berkeadilan agar keamanan dan ketertiban pribadi daripada masyarakat tetap terjamin,” ulasnya memohon doa restu seluruh agar Polda Sumsel dapat menjadi lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan masyarakat.

Hadir dalam upacara puncak Hari Bhayangkara PJ Gubernur Sumsel Elen Setiadi, Ketua DPDR Provinsi Sumsel DR Hj RA Anita Noeringhati, mantan PJ Gubernur Sumsel Drs HA Fatoni, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI M Naudi Nurdika, Kajati Sumsel DR Yulianto SH MH, Danrem 044 Gampi, Ketua Pengadilan Tinggi, Ka BNNP, Kabinda, Ketua Daerah Bhayangkari Sumsel dan Staf, Wakapolda dan segenap PJU, Danlanal, Danlanud, Kepala Dinas BUMN/BUMD, Pimpinan Instansi Lembaga Vertikal, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Pemuda, Purnawirawan dan undangan lainnya.

Pewarta:Rudihartono.m

Berita Terkait

Tanamkan Cinta Sejak Dini, RA Baitul Hannan Deklarasikan Implementasi KBC
Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla di Sumsel, Danrem 044/Gapo Sambut Kepala BNPB RI
Perkuat Mental dan Karakter Prajurit, Korem 044/Gapo Gelar Penyuluhan Binroh dan Bintalidjuang
Polda Sumsel Gandeng Peserta Didik STIK Edukasi 2.415 Warga Cegah Karhutla
Polda Sumsel Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Tiga Korban Tenggelam di Sungai Musi
Polda Sumsel Perkuat Kemampuan Penyidik Tangani Perkara Karhutla
Kemarau Panjang, Warga Kampung sukosari Gelar Sholat Istisqa
Danrem 044/Gapo Lepas Kasad Usai Kunker di Sumatera Selatan

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:02

Tanamkan Cinta Sejak Dini, RA Baitul Hannan Deklarasikan Implementasi KBC

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:55

Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla di Sumsel, Danrem 044/Gapo Sambut Kepala BNPB RI

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:52

Perkuat Mental dan Karakter Prajurit, Korem 044/Gapo Gelar Penyuluhan Binroh dan Bintalidjuang

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:43

Polda Sumsel Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Tiga Korban Tenggelam di Sungai Musi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:37

Polda Sumsel Perkuat Kemampuan Penyidik Tangani Perkara Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:14

Kemarau Panjang, Warga Kampung sukosari Gelar Sholat Istisqa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:33

Danrem 044/Gapo Lepas Kasad Usai Kunker di Sumatera Selatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:23

Perkuat Literasi AI di Dunia Pendidikan, Polda Sumsel dan Google for Education Latih Guru Madrasah Sumsel

Berita Terbaru