Pemkab Toba Paparkan Inovasi dan Kendala Saat Evaluasi Smart City Tahun 2024

- Penulis

Rabu, 26 Juni 2024 - 14:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KABUPATEN TOBA (SUMUT) KOMPASLINK.com__Pemerintah Kabupaten Toba mengikuti Evaluasi Smart City (kota cerdas) Tahap 1 yang dilaksanakan serangkaian Smart City Forum Tahun 2024 di The Meru Sanur, Denpasar, Rabu (26/6/2024). Forum ini berlangsung sejak 24-27 Juni 2024.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Kominfo Kabupaten Toba, Sesmon TB Butarbutar memaparkan sejumlah Inovasi ,rencana berkelanjutan dalam mewujudkan program Smart City di Kabupaten Toba.

 

Di hadapan langsung asesor Rizky Putera dari Bappenas RI dan tim yaitu Dwi Elfrida Martina, Teddy Sukardi,dan Erda Rindrasih yang hadir secara online, Sesmon memaparkan satu persatu mengenai perkembangan terakhir di Kabupaten Toba menyangkut 6 dimensi smart city, yaitu Smart Government, Smart Branding

Smart Economy, Smart Living, Smart Society, dan Smart Enviroment.

 

Inovasi Smart Governance yaitu adanya 10 aplikasi pemerintahan dan 11 layanan publik , Smart Branding yaitu bidang Pariwisata ada 3 pembangunan fasilitas pariwisata dan pelatihan kepariwisataan.Untuk Daya Saing Bisnis ada 7 dan 6 Penataan Icon. Smart Economy ,ada transaksi keuangan secara digital /Qris untuk 43 pelaku wisata yang sudah melakukan e-payment.

 

Kemudian Smart Living di bidang kesehatan ada 8 diantaranya penggunaan SMRS RSUD Porsea. Smart Society ada 4 di bidang ekosistem belajar/pendidikan diantaranya aplikasi e-Pusdadan INLISLite /perpustakaan digital serta 3 keamanan masyarakat diantaranya adanya aplikasi peta rawan , mitigasi,dan pelaporan bencana, aplikasi layanan pengaduan masyarakat LA-PO (LAPOR POl PP).

 

Smart Enviroment ada 5 inovasi diantaranya telah tersedia 63 Bank Sampah tersebar di kecamatan dan desa /kelurahan.

 

Sesmon melanjutkan , kendala yang dihadapi Pemkab Toba dalam pengembangan Smart City ini adalah kurangnya penganggaran, minimnya SDM , masih adanya 36 desa area blankspot ,dan hal lainnya.

 

“Kekurangannya bagaimana mem-branding khususnya promosi pariwisata untuk masyarakat luas,” katanya .

 

Namun demikian, akan dilakukan.promosi melalui aplikasi berbasis web.

 

Pemkab Toba, lanjutnya ,tetap berusaha semaksimalnya mengoptimalkan Forum Smart City termasuk menggandeng mitra perusahaan BUMD dan BUMN yang ada di Kabupaten Toba.

 

Pihak asesor pun satu persatu memberikan pertanyaan lalu bimbingan serta arahan pengembangan ke depan Smart City di Kabupaten Toba.

 

Dwi Elfrida Martina mengatakan bahwa Pemkab Toba harus bekerja sama dengan pihak Kemendes mengenai aplikasi desa wisata .

 

“Toba itu udah branding, sudah mendunia.Kontennya sedikit perlu dipeerbanyak.Bisa caranya dengan menggandeng komunitas anak muda untuk promosi di media sosial ,”katanya.

 

Asesor lainya, Teddy Sukardi menyoroti bidang smart governance tentang penilaian SPBE dan SIPD. Ia menganjurkan agar aplikasi berbasis android yang tidak dirawat di-takedown saja, sementara aplikasi yang banyak didownload saat ini di Kabupaten Toba adalah e-absensipegawai.

 

Kedepannya asesor akan menindaklanjuti dengan mengajukan 100 pertanyaan yang akan dijawab Pemkab Toba dengan bukti pendukung.

 

Turut hadir Asisten Perekonomian, Jhony DP Lubis, Kadisi Lindup dr.Rajaipan Sinurat,Plt.BPBD Robert Manurung ,Kadis Perpustakaan TH Sitorus ,dan sejumlah staf.

(J/Ndk)

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kantah Purbalingga Ikuti Pengarahan Monitoring Pelayanan Pertanahan
Perkuat Kedisiplinan dan Kesiapan Audit, Kantah Purbalingga Gelar Apel Pagi
Entry Meeting Audit Kinerja, Kantah Purbalingga Perkuat Komitmen Tata Kelola yang Akuntabel
Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat, Kantah Purbalingga Buka Layanan ATR/BPN DEKAT di Purbalingga Foodcourt Center
Tingkatkan Pemahaman Pengguna Layanan, Kantah Purbalingga Sosialisasikan Peta Analisis Penatagunaan Tanah
Kantah Purbalingga Ikuti Pengarahan Persiapan PTSL Tahun Anggaran 2027
Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:54

Perkuat Kedisiplinan dan Kesiapan Audit, Kantah Purbalingga Gelar Apel Pagi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:53

Entry Meeting Audit Kinerja, Kantah Purbalingga Perkuat Komitmen Tata Kelola yang Akuntabel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:51

Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat, Kantah Purbalingga Buka Layanan ATR/BPN DEKAT di Purbalingga Foodcourt Center

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:49

Tingkatkan Pemahaman Pengguna Layanan, Kantah Purbalingga Sosialisasikan Peta Analisis Penatagunaan Tanah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:47

Kantah Purbalingga Ikuti Pengarahan Persiapan PTSL Tahun Anggaran 2027

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:15

Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:14

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:53

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Berita Terbaru