Tahun Ini Kuota Pupuk Subsidi di Toba Dilipatgandakan

- Penulis

Sabtu, 15 Juni 2024 - 01:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KABUPATEN TOBA (SUMUT) KOMPASLINK.com–Setelah Pemerintah Kabupaten Toba berkonsultasi ke Kemendes RI, penggunaan Dana Desa untuk program ketahanan pangan, termasuk pengadaan pupuk kimia akhirnya dapat dijalankan. Dampak dari penegasan alokasi prioritas Dana Desa ini, sebanyak 165 Kepala Keluarga masyarakat Desa Doloksaribu Janji Matogu, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba menerima bantuan pupuk dari pemerintah yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2024.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun jenis pupuk yang diterima oleh warga adalah jenis pupuk Super-Vit dan SS. Masing-masing keluarga menerima 1 zak SS kemasan 50 kg dan 37 bungkus Super-Vit kemasan 1 kg. Di Desa Sigaol Timur yang juga ada di Kecamatan Uluan juga mendapat bantuan pupuk yang juga bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2024. Di desa ini, pupuk yang diserahkan adalah urea sebanyak 1,5 zak per rumah tangga kemasan 50 K

kg untuk 172 Kepala Keluarga.

 

Penyerahan bantuan ketahanan pangan berupa pupuk ini diserahkan langsung oleh Bupati Toba, Poltak Sitorus di dua desa tersebut pada Jumat (14/6/2024).

 

Dalam arahannya saat menyerahkan pupuk tersebut, Bupati Poltak Sitorus mengakui bahwa salah satu kendala para petani adalah kelangkaan pupuk subsidi.

 

“Jadi mari kita sampaikan terima kasih kepada Kepala Desa karena telah memikirkan rakyatnya,” katanya mengawali sambutannya.

 

Dirinya meminta agar pupuk yang diterima warga dapat digunakan sebaik-baiknya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Poltak Sitorus juga menyarankan agar warga tidak tergantung pada pupuk kimia dan tetap menggunakan pupuk kompos.

 

“Sekarang kita berikan pupuk kimia, tetapi sampai kapan kita pakai pupuk kimia? Kita jangan tergantung dengan ini, jadi harus kita campur dengan pupuk organik juga,” sarannya.

 

Meski demikan, Poltak Sitorus juga terus memperjuangkan penambahan kuota pupuk subsidi di Kabupaten Toba.

 

“Karena kami tahu keluhan kalian, soalnya tahun lalu pupuk kita langka, jadi kami suarakan ke kementerian sehingga tahun ini kuota pupuk subsidi untuk Toba dilipatgandakan,” lanjutnya.

 

Untuk tahun 2024, kuota pupuk subsidi untuk Kabupaten Toba sebanyak 36.114 ton. Pupuk tersebut terdiri dari pupuk urea sebanyak 7.472 ton, pupuk NPK sebanyak 8.000 ton dan pupuk NPK Formula Khusus sebanyak 20.624 ton.

 

Keberadaan pupuk baik dari bantuan pemerintah melalui dana desa maupun pupuk subsidi diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian, utamanya di sektor pangan.

 

“Tadi saya ikuti rapat zoom bersama seluruh kepala daerah yang dipimpin oleh Pak Presiden. Dalam arahannya beliau sampaikan bahwa tahun 2050 diprediksi akan terjadi kelangkaan pangan. Jadi dari sekarang harus kita persiapkan,” lanjutnya.

 

Untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal, petani diharapkan tidak hanya bergantung pada pupuk, namun juga dapat menerapkan pola tanam 2 kali setahun.

 

“Saya pikir-pikir, apa yang bisa meningkatkan hasil panen kita, maka kita harus tanam dua kali dalam setahun. Kalau tidak bisa padi beruntun dua kali, maka kita tanam jagung sehabis panen padi,” katanya menyarankan.

(J/Ndk)*

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kantah Purbalingga Ikuti Pengarahan Monitoring Pelayanan Pertanahan
Perkuat Kedisiplinan dan Kesiapan Audit, Kantah Purbalingga Gelar Apel Pagi
Entry Meeting Audit Kinerja, Kantah Purbalingga Perkuat Komitmen Tata Kelola yang Akuntabel
Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat, Kantah Purbalingga Buka Layanan ATR/BPN DEKAT di Purbalingga Foodcourt Center
Tingkatkan Pemahaman Pengguna Layanan, Kantah Purbalingga Sosialisasikan Peta Analisis Penatagunaan Tanah
Kantah Purbalingga Ikuti Pengarahan Persiapan PTSL Tahun Anggaran 2027
Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27

Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12

Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08

Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:46

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28

Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15

Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:23

Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:16

17 Rumah Terbakar di 8 Ulu Palembang, Harimau Sumatera Bersatu Turun Salurkan Bantuan

Berita Terbaru