Reka Kontruksi Polres Toba Kasus Kematian Dolar Hutajulu Janggal ! Dua Ketua Jurnalis Angkat Bicara

- Penulis

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 08:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TOBA (SUMUT) KOMPASLINK.com|Polres Toba melakukan rekonstruksi kasus kematian Dollar Hutajulu(DH) yang diduga meninggal karena minum racun, menjadikan Jubel Panjaitan dan Berto Sinaga terseret kedalam kasus dugaan adanya penganiayaan yang mengakibatkan kematian DH. Rekontruksi tersebut berlangsung dikompleks SD Pintu batu Desa Pintubatu Kecamatan Silaen Kabupaten Toba dan dihadiri Ratusan masyarakat setempat.(Kamis, 24 oktober 2024)

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekonstruksi dilakukan untuk mengetahui kronologi kejadian sebenarnya terhadap dua orang yang disangkakan melakukan penganiayaan terhadap “Dollar Hutajulu dan berakhir meninggal” Keluarga Tidak terima akan akan tuduhan yang ditujukan ke suaminya JT begitupun keluarga BS, Ucap Ketua Media Group Toba(MGT), Pintor Sitorus saat dijumpai disalah satu kedai kecamatan Silaen pukul 09.00(Jumat,25 oktober 2024)

 

Proses rekonstruksi dilakukan Jubel Panjaitan dan Berto Sinaga berlangsung kondisi tangan diborgol. Disaksikan kasipidum Kejaksaan Negeri Balige Yogi Hasibuan, dihadiri keluarga Hutajulu dan keluarga Panjaitan. Puluhan anggota pengamanan turun dari personel Polres Toba, Polisi Militer, anggota Koramil-14 Silaen.

 

Semua adegan reka berlangsung pukul 15:00 hingga pukul 19.00 wib oleh kedua terduga pelaku dan para saksi termasuk istri dan ipar dollar hutajulu, Rahman Panjaitan dan mertua Dollar Hutajulu. Istri Jubel Panjaitan( Rugun simbolon)

berserta kedua anaknya pun turut hadir. Kami sebagai rekan kerja JT, menilai banyak kejanggalan dan kita akan kawal hingga kebeenaran ditegakkan.

Tampak hadir Penyidik Polres Toba Kasatreskrim Iptu.Erikson David, Kasipidum Kejaksaan Negeri Balige, Yogi Hasibuan dan pihak Rutan. Mereka menyaksikan adegan sesuai berita acara pemeriksaan dan hasil pra rekonstruksi sebelumnya ,ucap Pintor.

 

Ketua Pro Jurnalismedia Siber(PJS) Toba, Berlin Yebe Marpaung menambahkan , Kami sepakat, Bahwasannya selama kami ikuti perkembangan berita dan informasi dari Pengacara akan kasus Kematian Dolar Hutajulu, hingga menyeret JT dan BS dan betul banyak kejanggalan. 110 hari ditahan tentu sudah membuat keresehan bagi istri dan anak,terlabih keluarga JT dan BS. Kami akan kawal kasus ini, bahkan Dilokasi TKP seperti kita lihat, kedua pengacara hadir, baik dari almarhum Dollar Hutajulu yaitu Panahatan Hutajulu, SH sedangkan pihak pengacara Jubel Panjaitan hadir DR. Manotar Tampubolon SH. MH.

 

Pengacara Jubel dan Berto, DR. Manotar Tampubolon SH. MH mengatakan kepada rekan media(24 oktober 2024)

“Adegan yang diperagakan dari awal hingga akhir tidak terlihat nampak penganiayaan yang disangkakan penyidik terhadap JP dan BS! Ini janggal dan harus dicheck kembali laporan tersebut, kelengkapan alat bukti sangat kami pertanyakan? Kalau tidak lengkap kenapa sampai mengakibatkan kedua klien kami terseret,tegas Manotar.

 

Jubel dan Berton kami pastikan tidak melakukan penganiayaan terhadap almarhum. Kedua terduga pelaku telah ditahan lebih dari 110 hari dan belum berhasil dilimpahkan ke kejaksaan, karena berkas pemeriksaan dinyatakan belum lengkap oleh kejaksaan negeri Balige dan itu sudah jelas!

 

Banyak yang menduga kalau mutasi kasat Reskrim Iptu.Wilson Panjaitan karena terkait kasus Jubel Panjaitan yang ditahan, tanpa sesuai prosedur dan tidak berdasarkan barang bukti dan alat bukti sesuai dengan pasal yang disangkakan pasal 170.

 

Kita ingat bahwa, Kasatreskrim Polres Toba Wilson Panjaitan dimutasi dengan jabatan baru sebagai Panit 2 unit 5 Subdit 1 Ditreskrimum Poldasu saat ini,tutup Manotar.

 

Informasi yang didapat kondisi istri anak JT tampak kekecewaan dan sedih melihat ayahnya yang harus hanya melihat dengan kondisi diborgol.

(J/Ndk)

Berita Terkait

Petir Angkat Bicara Panitia Pemilihan BPD Desa Pengenjek Gagal Memahami Regulasi
KELUARGA BESAR DPW PERSADIN NTB MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDULADHA 1447 H, SEMOGA ALLAH SWT LIMPAHKAN KEBERKAHAN DAN KEDAMAIAN
KELUARGA BESAR MEDIA KOMPASLINK.COM UCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1447 HIJRIAH, MINTA MAAF LAHIR DAN BATIN
ADV. ABDURRAHMAN.SH SAMBUT HARI RAYA IDUL ADHA: MOMEN PERKUAT KEPEDULIAN SOSIAL DAN PERSAUDARAAN
Surat Konfirmasi Wartawan Berubah Jadi Pengaduan, Rahmad Sukendar: Jangan Kriminalisasi Kerja Jurnalistik!
Kawal Dan Sukseskan Rowah 1000 Ketupat Ke-11, PW JATMA Aswaja NTB Gelar Syukuran Di Lombok Tengah
Validasi Lapang Segmen Batas Daerah Banyumas–Purbalingga Dilaksanakan di Desa Cendana
Musyawarah Desa Penetapan Bentuk Kerugian Pembangunan Daerah Irigasi Slinga Digelar di Desa Lamuk

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 00:18

Gerakan Belida Jadi Langkah Nyata Polres OKU Kurangi Risiko Genangan Air

Senin, 9 Maret 2026 - 18:01

Permudah Akses Warga dan Pelajar, Danrem 044/Gapo Ikuti Launching 200 Jembatan Garuda

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:53

Kodim 0403/OKU Genjot Pembangunan Jembatan Gantung Desa Pusar, Progres Capai 80,50%

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:37

Kompak, ​TNI dan Warga Desa Pusar Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Ogan

Kamis, 22 Mei 2025 - 08:40

POLRES OKU GELAR KRYD LAKUKAN PATROLI SKALA BESAR UNTUK ANTISIPASI TINDAK KRIMINALITAS DI WILAYAH HUKUM OKU

Kamis, 15 Mei 2025 - 18:07

Patroli Premanisme Ops Sikat I Musi 2025, Polres OKU Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan Remaja

Berita Terbaru