30 Tahun Lebih Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Basarudin Warga Panca Usaha Terkesan di Anak Tirikan

- Penulis

Selasa, 17 September 2024 - 02:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang (Sumsel)
kompaslink.com

Basarudin sampai saat ini belum mendapatkan bantuan bedah Rumah (RTLH) Warga 5 (lima) Ulu Jalan Panca Usaha Lorong Cempaka RT. 50. RW.11 kecamatan Seberang Ulu (1)satu Palembang Sumatera Selatan selasa 17 Sep 2024.

“Saat tim Media wawancara dengan Bassarudin, Basarudin memaparkan keadaan di hadapan awak media, selama saya menghuni Rumah ini sudah 30 tahun lebih yang berdomisilih di 5 Ulu Panca Usaha bahkan orang yang pertama kali berada di pemukiman RT. 50 ini dan sudah beberapa kali ganti ketua RT. namun sampai saat ini belum mendapatkan petunjuk cara mendapatkan bantuan bedah Rumah, “ujarnya.

Kata Bassarudin, warga disini pak di perhatikan pemerintah makanya mereka dapat bedah Rumah, kalo saya sama halnya di anak tirikan jadi pertanyaan dalam benak saya pak, ada apa dengan saya, “ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalau bisa saya juga dapat pak perhatian dari pemeritahan setidak tidaknya saya dapat petunjuk dari pemerintahan agar supaya saya dapat bedah Rumah, untuk merehap Rumah saja susah pak,” Ucap ju din, apa lagi saya sudah lanjut usia yang kehidupan bergantung dengan anak-anak yang bekerja sebagai tukang becak, ya cukupla untuk makan sehari- hari, harapan saya kepada pemerintah, ya kalu bisa dapat perhatian semoga saya dapat bedah Rumah juga seperti yang lain pak, “ungkapnya.

“Basarudin,yang dipangil sehari-hari ju din marasa tidak di perhatian Pemerintah untuk progam bedah rumah , karena diduga Minimnya anggaran untuk pengentasan RTLH, “terangnya”

Rumah Basarudin yang tidak layak huni (RTLH) di Panca usaha dalam kondisi tidak layak huni alias reyot. Hal ini disebabkan diduga terbatasnya anggaran pemerintah untuk penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Rumah reyot ini akan siap disebarkan di seluruh Sumatera Selatan

Setiap tahunnya pemerintah harus menganggarkan perbaikan atau pembangunan RTLH antara Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP)

Rumah tidak layak huni menjadi salah satu keseriusan dan menjadi perhatian khusus di pemerintah. Tahun 2024 ini,

mengingat anggaran yang dimiliki Pemerintah terbatas sehingga mesti terbagi dengan program-program prioritas lainnya. “Walaupun terbatas anggaranya, namun tetap berkomitmen memperbaiki RTLH,”

(Team)

Berita Terkait

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Polda Sumsel Instruksikan Penyidik Bergerak Sejak Awal
Tanamkan Cinta Sejak Dini, RA Baitul Hannan Deklarasikan Implementasi KBC
Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla di Sumsel, Danrem 044/Gapo Sambut Kepala BNPB RI
Perkuat Mental dan Karakter Prajurit, Korem 044/Gapo Gelar Penyuluhan Binroh dan Bintalidjuang
Polda Sumsel Gandeng Peserta Didik STIK Edukasi 2.415 Warga Cegah Karhutla
Polda Sumsel Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Tiga Korban Tenggelam di Sungai Musi
Polda Sumsel Perkuat Kemampuan Penyidik Tangani Perkara Karhutla
Kemarau Panjang, Warga Kampung sukosari Gelar Sholat Istisqa

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:19

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Polda Sumsel Instruksikan Penyidik Bergerak Sejak Awal

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:55

Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla di Sumsel, Danrem 044/Gapo Sambut Kepala BNPB RI

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:52

Perkuat Mental dan Karakter Prajurit, Korem 044/Gapo Gelar Penyuluhan Binroh dan Bintalidjuang

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:47

Polda Sumsel Gandeng Peserta Didik STIK Edukasi 2.415 Warga Cegah Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:43

Polda Sumsel Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Tiga Korban Tenggelam di Sungai Musi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:37

Polda Sumsel Perkuat Kemampuan Penyidik Tangani Perkara Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:14

Kemarau Panjang, Warga Kampung sukosari Gelar Sholat Istisqa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:33

Danrem 044/Gapo Lepas Kasad Usai Kunker di Sumatera Selatan

Berita Terbaru