Banyuasin – Kompaslink.Com-
Pasangan cagub dan cawagub Mawardi yahya dan RA.Anita Noeringhati setelah resmi mendaftarkan pada 29 Agustus 2024 lalu di KPU propinsi Sum- Sel dalam Pesta Demokrasi meraih kursi Gubenur dan wakil Gubernur SumSel Periode 2025 – 2030.
Setelah beberapa hari pendaftaran tim pemenangan pasangan cagub dan cawagub sumsel mawardi yahya dan RA anita noeringhati langsung tancap gass mengada kunjungan serta silaturahmi hingga melantik tim pemenangan baik relawan maupun tim keluarga ke daerah daerah Se-Sumatera Selatan.
Ketua Tim Pemenangan Keluarga Matahati Banyuasin Eko Priyanto saat di konfirmasi oleh awak media mengungkapkan bahwa calon Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya akan bersilaturahmi serta melantik tim pemenangan keluarga Matahati, di kabupaten Banyuasin dan kami bersama Tim Pemenangan Keluarga Matahati Banyuasin siap menghantarkan dan menjadi Garda terdepan untuk bisa unggul dan meraih kemenangan pasangan Mawardi Yahya dan Anita Noeringhati menjadi gubernur dan wakil gubernur Sumsel tahun 2025-2030 pungkasnya, Minggu, (8/9/2024)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bertempat di jalan Merdeka RT.17 RW.06 Kelurahan Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Semua massa pendukung yang turut hadir berdiri menyambut kedatangan calon Gubernur Sumsel H.Mawardi yahya yang disambut dengan tarian pencak silat dari PS Hati.
Dalam sambutannya calon gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Mawardi Yahya mengatakan bahwa kita tidak bisa melupakan sejarah dari pendahulu pendahulu gubernur Sumatera Selatan sebelumnya yang telah membangun kabupaten Banyuasin jelasnya
Mawardi berjanji kepada Tim Pemenangan Keluarga Matahati Kabupaten Banyuasin jika di izinkan oleh yang maha kuasa kami terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan, maka akan kami lanjutkan program sekolah gratis, dan berobat gratis serta program program yang lain ungkapnya.
Lanjut Mawardi Seandainya saya di percaya menjadi gubernur Sumatera Selatan dan pemerintah provinsi Sumatera Selatan mendapatkan banyak kemudoratan maka kehancuran bagi keluarga saya, akan tetapi sebaliknya jika terpilih menjadi gubernur Sumatera Selatan membawa banyak kebaikan bagi pemerintah provinsi Sumatera Selatan maka kesenangan dan kebahagiaan akan kami nikmati tuturnya.
(Hamkah)









