Dukung Proyek Strategis Nasional, Kapolda Sumsel Tekankan Transparansi dan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

- Penulis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG —kompaslink.com|

Polda Sumatera Selatan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan dampak sosial kemasyarakatan terkait pelepasan kawasan hutan untuk pembangunan Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Trans Sumatera ruas Betung–Tempino. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pembangunan sekaligus memastikan kepentingan dan hak masyarakat terdampak menjadi perhatian dalam setiap tahapan pelaksanaannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., memimpin langsung rapat koordinasi dan diskusi yang berlangsung di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Rabu (28/10/2026), pukul 10.00 WIB.

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Polda Sumsel, perwakilan Asisten Deputi Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Tim Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, PT Hutama Karya (Persero), Kantor Wilayah BPN/ATR Provinsi Sumatera Selatan, serta perwakilan Tim Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) Kabupaten Musi Banyuasin.

Pembahasan difokuskan pada penyelarasan pelaksanaan PDSK dalam proses pelepasan kawasan hutan, termasuk koordinasi data dan verifikasi lapangan, agar pelaksanaannya berlangsung transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Pendekatan dialog dan musyawarah juga menjadi perhatian untuk mengantisipasi potensi perselisihan serta memastikan persoalan masyarakat terdampak ditangani melalui mekanisme yang tepat.

Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis nasional. Selain memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi, pembangunan jalan tol diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, pelaksanaan pembangunan perlu disertai koordinasi yang baik, kepastian prosedur, dan perhatian terhadap dampak sosial yang timbul.

Dalam rapat tersebut, para pemangku kepentingan membahas perlunya penyelarasan langkah dan pemeriksaan lapangan secara terpadu. Koordinasi ini diharapkan membantu memastikan data yang digunakan akurat serta proses penyelesaian persoalan sosial dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai kewenangan masing-masing instansi.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan bahwa Polri mendukung pembangunan nasional dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis, kepastian hukum, dan perlindungan terhadap kepentingan masyarakat.

“Semangat Polisi Bersama Masyarakat bukan sekadar slogan, tetapi merupakan komitmen kami untuk memastikan suara dan hak masyarakat didengar. Kami mendukung Proyek Strategis Nasional Tol Betung–Tempino, namun penanganan dampak sosial dalam proses pelepasan kawasan hutan harus dilaksanakan secara humanis, transparan, dan sesuai ketentuan hukum agar kepentingan masyarakat tetap diperhatikan,” tegas Kapolda Sumsel.

Perwakilan Tim Jamintel Kejaksaan Agung RI melalui Kasubdit IV.A Direktorat Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS), Imran Yusuf, turut menekankan pentingnya keterbukaan dan kepatuhan terhadap ketentuan hukum dalam mengawal pembangunan strategis.

“Pengamanan pembangunan strategis bertujuan memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai prosedur dan ketentuan hukum. Koordinasi bersama Polda Sumsel dan seluruh pemangku kepentingan diperlukan agar proses penanganan dampak sosial dilaksanakan secara akuntabel serta memperhatikan hak masyarakat sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Imran Yusuf.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa komunikasi terbuka dengan masyarakat terdampak menjadi bagian penting dalam mencegah kesalahpahaman dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

“Polda Sumsel berkomitmen mendukung pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami mendorong koordinasi dan komunikasi yang terbuka dengan seluruh pihak agar persoalan di lapangan dapat ditangani secara tepat, transparan, dan sesuai ketentuan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan data di lapangan sebagai bagian dari pelaksanaan penanganan dampak sosial kemasyarakatan pada proyek Tol Betung–Tempino.

Melalui sinergi antara kepolisian, kementerian, lembaga terkait, dan pelaksana pembangunan, Polda Sumsel berharap proses pembangunan dapat berjalan tertib dengan tetap memperhatikan kepastian hukum serta kepentingan masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Sumatera Selatan.

(Red)

Berita Terkait

Wakapolda Sumsel Hadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Kolaborasi Generasi Muda
Silaturahmi di Mapolda Sumsel, Kapolda Perkuat Kolaborasi dengan Berbagai Elemen Masyarakat
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,44 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp20,56 Miliar Berhasil Dicegah
Perkuat Akuntabilitas dan Tata Kelola Keuangan Negara, Kapolda Sumsel Sambangi Kantor BPK Perwakilan Sumsel
Perkuat Pengawasan Proyek Strategis, Kapolda Sumsel Kunjungi Kantor BPKP Sumsel
Perkuat Sinergi Organisasi Kepemudaan, Polda Sumsel Gelar Audiensi Bersama PW GP Ansor Sumsel
Polda Sumsel Sambut Visitasi Komisi Informasi Publik, Perkuat Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel
Fakta Integritas Seleksi Pendidikan Polri, Polda Sumsel Ingatkan Peserta Jujur

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:53

Seminar Kepemimpinan Gereja, Wabup Toba Beri Pesan Agar Gereja Menarik bagi Jemaat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:51

Festival Literasi Toba 2026 Resmi Dibuka, Bunda Literasi Kecamatan Dikukuhkan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:29

Pemkab Samosir Salurkan Alsintan kepada Kelompok Tani, Perluasan Lahan Bawang Putih Jadi Prioritas

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:12

Bupati Toba Sampaikan Sejumlah Proposal Saat Kunjungan BKSAP DPR RI

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:51

Marpangir 2026, Merawat Warisan Budaya Batak di Toba

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:47

DPC PIKI Samosir Dilantik, Bupati Vandiko Ajak Perkuat Sinergi dan Jaga Karakter Kekristenan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:17

Gubsu Respons Usulan Bupati Samosir, 6 Bus Perintis Gratis Diluncurkan melayani Antar-Jemput Pelajar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:50

Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Toba Optimalkan Portal Satu Data

Berita Terbaru