Marpangir 2026, Merawat Warisan Budaya Batak di Toba

- Penulis

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Toba(Sumut)Kompaslink.com

Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar kegiatan Marpangir 2026 di Pantai Pakkodian, Kecamatan Tampahan, Sabtu (24/10/2026), sebagai upaya melestarikan warisan budaya leluhur sekaligus mengembangkan potensi wisata budaya daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Marpangir bukan sekadar tradisi membersihkan dan menyegarkan tubuh. Dalam pelaksanaannya, tradisi ini menggunakan unte pangir atau jeruk purut yang menjadi bagian penting dari ramuan pangir. Tradisi tersebut dimaknai sebagai bentuk pembersihan diri serta pengingat akan keharmonisan manusia dengan alam dan nilai-nilai budaya.

Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menyampaikan bahwa penggalian kembali tradisi leluhur dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Warisan budaya seperti ini akan terus kita gali untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Dengan kekayaan alam dan sajian budaya yang menarik, kita berharap pariwisata berkembang, ekonomi masyarakat meningkat, dan kelestarian budaya tetap terjaga,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, Rikardo Hutajulu, menambahkan bahwa tradisi Marpangir merupakan bagian dari kekayaan kearifan lokal yang perlu diwariskan kepada generasi muda agar tetap dikenal dan lestari.

Kegiatan ini dimeriahkan dengan Gondang Sipitu Lili, Marhata Adat, Tortor Pangurason, prosesi Marpangir, Tortor Rindu Matogu, serta pertunjukan budaya. Diskusi adat dan budaya (Marnonang) turut digelar untuk memperdalam pemahaman masyarakat mengenai makna tradisi tersebut.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap Marpangir terus menjadi bagian dari identitas budaya Batak sekaligus memperkuat daya tarik wisata budaya di kawasan Danau Toba.

Turut hadir Bupati Toba periode 2000–2005, Sahala Tampubolon; Ketua DPRD Kabupaten Toba, Franshendrik Tambunan; Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga; perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Utara dan BPODT, jajaran pemerintah daerah, akademisi, organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, tokoh agama, serta undangan lainnya.J/Ndk

Berita Terkait

DPC PIKI Samosir Dilantik, Bupati Vandiko Ajak Perkuat Sinergi dan Jaga Karakter Kekristenan
Gubsu Respons Usulan Bupati Samosir, 6 Bus Perintis Gratis Diluncurkan melayani Antar-Jemput Pelajar
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Toba Optimalkan Portal Satu Data
Diskominfo Toba Ikuti Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah 
Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan
MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan
Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:25

Danrem 044/Gapo Hadir, Ciptakan Penguatan Hubungan Sosial dan Budaya melalui World Anxi Conference

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:21

Wakapolda Sumsel Gelar Minggu Kasih di GPdI Alfa Omega, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:17

Respons Cepat Laporan Pencurian di Kalidoni, Polda Sumsel Amankan Enam Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:02

Wakapolda Sumsel Pimpin Apel Operasi Patuh Musi 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:42

Peduli Dampak Kabut Asap, HIMAKESOS STISIPOL Candradimuka Palembang Bagikan 200 Masker kepada Pengguna Jalan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:29

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:02

Wakapolda Sumsel gelar Minggu Kasih wujudkan Program 100 Hari Kapolri

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:19

Safari Subuh Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Harkamtibmas

Berita Terbaru