Palembang -kompaslink.com|
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Rony Samtana,SIK,MTCP melaksanakan Shalat Subuh berjamaah bersama jamaah Masjid Jamik Ukhuwah Jalan Jenderal Bambang utoyo, Kota Palembang sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi dan masukan masyarakat terkait situasi kamtibmas di Sumsel,” ujar Kapolda sumsel usai shalat Subuh dan berdialog secara interaktif bersama para jamaah Masjid Jamik Ukhuwah , di Palembang, Sabtu 24/10/2026.

Kapolda Sumsel menyampaikan bahwa kewenangan yang dimiliki Polri merupakan amanah dan mandat dari masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kewenangan tersebut harus digunakan sebaik-baiknya untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.
Sebab itu, pada saat berdialog dengan jamaah usai shalat Subuh, Kapolda Sumsel turut memohon doa, restu, serta dukungan masyarakat dalam menjalankan tugasnya yang saat ini baru mendapat amanah sebagai Kapolda Sumsel.
Dia menegaskan bahwa keterbukaan terhadap kritik dan saran menjadi bagian penting dalam mewujudkan institusi Polri yang lebih baik dan dipercaya masyarakat.
“Silakan Pak, mohon kami diluruskan. Silakan tegur kami selama kami bertugas dan silakan juga berikan saran masukan kepada kami,” ujar Alumni Akpol 96
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun sinergi bersama kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sumsel.
“Mari kita bergandengan tangan. Kami tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa sinergi yang kuat dari masyarakat,” kata irijen Pol Rony Samtana
Dalam dialog tersebut, salah seorang jamaah dan takmir Masjid , H. Soleh Sakni,LC,MA menyampaikan keresahannya terkait peredaran narkoba dan gangguan Kamtibmas di Sumsel
“Saya berharap Kapolda Sumsel dapat mengambil langkah tegas untuk menuntaskan persoalan tersebut, terutama pada jalur-jalur lintas provinsi dan kabupaten kota yang diduga menjadi jalur peredaran narkoba ,” ujarnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba di Sumsel secara menyeluruh, termasuk mengungkap jaringan yang terlibat, mulai dari agen hingga bandar.
“Saya mengimbau masyarakat agar tidak takut melaporkan setiap informasi terkait tindak pidana narkoba maupun praktik perjudian kepada pihak Kepolisian,” pesannya.
Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu aparat mengungkap berbagai bentuk kejahatan yang dapat merusak kehidupan sosial dan mengancam masa depan generasi muda.
“Saya berharap melalui dialog interaktif ini, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat semakin terbuka, sehingga berbagai persoalan kamtibmas dapat ditangani secara bersama-sama,” ujarnya.
(Red)









