Tertinggal Kereta, Dua Pemudik Dibantu Polisi Hingga Berangkat

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATURAJA —kompaslink.com|
Personel Polres Ogan Komering Ulu membantu dua pemudik yang tertinggal kereta api di Stasiun Baturaja, Sumatera Selatan, Sabtu (14/3/2026).

Petugas yang bertugas di Pos Pengamanan Terpadu Stasiun Kereta Api Baturaja memberikan tempat bermalam bagi kedua penumpang tersebut sebelum akhirnya mengantarkan mereka naik kereta pada keberangkatan berikutnya.

Dua penumpang yang mendapat bantuan tersebut adalah Oktaviana, warga Lampung Tengah, dan seorang anggota keluarganya yang masih berusia remaja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya tertinggal kereta tujuan Tanjung Karang dan tidak memiliki tempat untuk bermalam sambil menunggu jadwal keberangkatan berikutnya.

Melihat kondisi tersebut, personel Polres OKU segera memberikan bantuan dengan mempersilakan keduanya beristirahat di Pos Pengamanan Terpadu Stasiun KAI Baturaja agar tetap berada dalam kondisi aman.

Petugas juga memastikan kedua penumpang mendapat pendampingan selama berada di kawasan stasiun.

Keesokan paginya sekitar pukul 06.00 WIB, personel Polres OKU kembali mendampingi keduanya menuju peron keberangkatan.

Petugas bahkan mengantar langsung hingga ke gerbong kereta untuk memastikan mereka dapat berangkat dengan aman menuju tujuan.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari semangat pelayanan dalam Operasi Ketupat Musi 2026.

“Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan. Personel kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa setiap pos pengamanan selama masa mudik Lebaran harus menjadi tempat perlindungan bagi masyarakat.

“Tidak ada pemudik yang boleh merasa sendirian atau terlantar. Setiap pos pengamanan adalah titik perlindungan bagi masyarakat,” kata Nandang.

Ia juga mengimbau masyarakat yang mengalami kendala selama perjalanan mudik untuk segera mendatangi pos pengamanan atau pos pelayanan Polri yang tersebar di berbagai titik jalur mudik.

Melalui tindakan sederhana tersebut, personel Polres OKU menunjukkan bahwa pengamanan mudik tidak hanya tentang pengaturan lalu lintas, tetapi juga tentang kehadiran polisi yang siap membantu masyarakat dalam berbagai situasi.
Pewarta:Rudihartono.m

Berita Terkait

Polres OKU Gelar Sunatan Massal, Pengobatan Gratis dan Bantuan Disabilitas untuk Masyarakat
Kunker di Kodim OKU, Danrem 044/Gapo Ajak Untuk Hindari Pelanggaran

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:34

Sinergitas dan Koordinasi dalam Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:27

Kapolda Sumsel Pimpin Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80, Ribuan Warga Terima Layanan Gratis

Senin, 22 Juni 2026 - 16:37

Polda Sumsel gelar gladi Ziarah Rombongan Hari Bhayangkara ke-80

Senin, 22 Juni 2026 - 16:32

DPD Horas Bangso Batak (HBB) Sumsel Audiensi dan Silaturahmi dengan Dirintelkam Polda Sumsel

Senin, 22 Juni 2026 - 10:54

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolda Sumsel Jadikan Olah TKP Ujung Tombak Pengungkapan Perkara

Senin, 22 Juni 2026 - 02:16

Melalui Upacara Bendera, Korem 044/Gapo Tanamkan Disiplin dan Jiwa Nasionalisme

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:27

Mantapkan Sinergi TNI-Polri, Danlanud SMH Tegaskan Kesiapan Dukung Penuh Polda Sumsel

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:25

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Biro Logistik Polda Sumsel Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Berita Terbaru