MARAK PENCURIAN TBS SAWIT DI MUBA: POLRES GELAR FGD BERSAMA, TARGET HANCURKAN JARINGAN PENADAH

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Muba,-kompaslink.com| Pencurian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang makin merajalela di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi perhatian serius, hingga Polres Muba menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Gedung Aula Alex Noerdin, Kamis (18/12/2025). Acara tersebut menghimpun berbagai pihak penting, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, akademisi, hingga pimpinan perusahaan perkebunan dan pabrik CPO.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data yang disampaikan Kapolres Muba AKBP God. Parlasro Sinaga menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan: 133 kasus pencurian sawit sepanjang tahun ini, dengan 141 tersangka, dan hanya 73 kasus yang diselesaikan. Pencurian terbanyak terjadi di areal perkebunan tanpa legalitas Hak Guna Usaha (HGU), yang berdampak pada keamanan investasi, potensi konflik horizontal, hilangnya penerimaan daerah, dan penurunan produktivitas.

“Kita tidak bisa main-main lagi. Pencurian ini bukan cuma masalah kehilangan barang, tapi juga mengganggu stabilitas ekonomi dan sosial,” ujar Sinaga.

Dari diskusi, muncul rekomendasi langkah-langkah tegas, antara lain:

-Pembentukan gugus tugas penanganan pencurian sawit

-Penyusunan SOP pengamanan terpadu

-Penertiban pabrik CPO yang tidak memiliki kebun sendiri

– Penindakan jaringan penadah dan transporter ilegal

​-Peningkatan peran CSR perusahaan untuk mitigasi sosial dan keamanan

Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan Kab. Muba Dr. Iskandar Syahrianto menekankan, legalitas lahan dan pemberdayaan masyarakat adalah kunci utama. “Tanpa legalitas, areal perkebunan jadi sasaran mudah. Kita juga harus latih pekebun agar bisa melindungi hasil kerjanya sendiri,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua GAPKI Cabang Sumatera Selatan Dr. Janto Candra menuntut penegakan hukum yang konsisten. “Harus ada efek jera. Kombinasi pendekatan represif (menindak) dan preventif (mencegah) harus berjalan bersama,” jelasnya.

 

Tokoh agama juga ikut ambil bagian. Ketua FKUB Muba Drs. Ahmad Yani menegaskan peran tokoh masyarakat dalam membina nilai-nilai moral. “Kita harus jaga agar lingkungan menjadi tempat yang aman, tidak ada ruang untuk pencurian berkat pendidikan akhlak,” ujarnya.

 

(Rudihartono.m)

Berita Terkait

Sambangi Dua Sekolah, Kapolsek Batanghari Leko Sampaikan Imbauan Kamtibmas dan Waspada 3C
Gerak Cepat, Polsek Batanghari Leko Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutbunlah di Tanah Abang
Satbrimob Polda Sumsel Bersama TNI dan Manggala Agni Tangani Karhutla di Muba
Polres Muba Gelar Latkatpuan Binmas, Perkuat Deteksi Dini dan Pencegahan Karhutla
Security Medco Gelar Aksi Damai Serentak di Seluruh Koridor Muba, Sampaikan Enam Tuntutan
Wujud Kepedulian, Polsek Sekayu Bantu Warga Terdampak Longsor Jalan Laskar Jimbun
Satpolairud Polres Muba Hadir di Tengah Musibah Longsor, Salurkan Bantuan untuk Warga
Diduga Dipicu Racun Nyamuk Bakar, Kebakaran Pondok di Muba Tewaskan Ayah dan Anak

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27

Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12

Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08

Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:46

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28

Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15

Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:23

Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:16

17 Rumah Terbakar di 8 Ulu Palembang, Harimau Sumatera Bersatu Turun Salurkan Bantuan

Berita Terbaru