Pantau Titik Api dari Udara, Polda Sumsel Perkuat Pemadaman Karhutla di OKI

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 16:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

OKI —kompaslink.com|

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir dilakukan secara terpadu dari udara dan darat. Dari udara, kondisi titik api dipantau untuk mendapatkan gambaran sebaran kebakaran secara lebih luas, sementara di darat personel gabungan bergerak langsung melakukan pemadaman dan pendinginan di wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Ogan Komering Ilir AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., bersama Karo Ops Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si., melakukan pemantauan sejumlah titik api melalui udara pada Sabtu, 5 September 2026.

Pemantauan menggunakan helikopter AW 169/P-3308 yang lepas landas dari Lapangan Pakri, Palembang. Dari udara, kondisi titik panas dan sebaran lahan yang terbakar dipantau untuk membantu menentukan langkah penanganan secara lebih cepat dan terukur.

Di saat yang sama, penanganan dari darat dipimpin Wakapolres OKI Kompol Hamsal. Jajaran Polres OKI bersama Polsek Tanjung Lubuk bersinergi dengan TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat melakukan pemadaman Karhutla di lahan gambut Desa Pangarayan, Kecamatan Tanjung Lubuk.

Penanganan di lapangan menghadapi sejumlah tantangan. Sumber air yang sulit, lokasi kebakaran yang tidak mudah dijangkau, serta keterbatasan sinyal komunikasi menjadi kendala yang harus dihadapi personel dalam menjalankan tugas.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan upaya tim gabungan. Personel tetap menyisir lokasi, mencari sumber air yang tersedia, melakukan pemadaman, serta melanjutkan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali muncul.

Kondisi lahan gambut juga menjadi perhatian khusus karena bara dapat bertahan di bawah permukaan meskipun api yang terlihat telah padam. Karena itu, setiap area yang telah dilakukan pemadaman kembali diperiksa untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Kapolres Ogan Komering Ilir AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pemantauan dari udara menjadi bagian dari strategi untuk mempercepat pemetaan kondisi kebakaran sekaligus mendukung pengambilan langkah penanganan di lapangan. Nama dan jabatan AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., tercantum dalam daftar Kapolres jajaran Polda Sumsel.

“Kami ingin memastikan setiap titik api terpantau dan ditangani. Penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas,” kata AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H.

Ia mengapresiasi semangat personel gabungan dan masyarakat yang tetap berada di lapangan meskipun menghadapi medan, sumber air, dan kondisi komunikasi yang terbatas.

“Medan boleh sulit, sumber air terbatas, dan komunikasi tidak selalu lancar. Namun semangat untuk memadamkan api tidak boleh padam,” ujarnya.

Kapolres OKI juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Terlebih pada wilayah dengan karakteristik lahan gambut, kebakaran dapat lebih mudah meluas dan membutuhkan waktu serta upaya lebih besar untuk dipadamkan.

Polda Sumsel terus mendorong penanganan Karhutla melalui sinergi lintas sektor dengan mengoptimalkan kemampuan personel, sarana pemantauan, serta dukungan berbagai unsur di lapangan. Pemantauan dari udara dan pemadaman dari darat menjadi bagian dari upaya memastikan setiap potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

Pada hari itu, upaya melawan Karhutla berlangsung dari dua arah: dari udara untuk memantau dan memetakan kondisi titik api, serta dari darat untuk memadamkan dan memastikan bara tidak kembali menyala.

Kolaborasi tersebut menjadi bentuk kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dan lingkungan. Polda Sumsel bersama seluruh unsur terkait akan terus memperkuat pencegahan, pemadaman, pendinginan, dan pemantauan agar Karhutla tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

(Red)

Berita Terkait

Optimalkan X-Fire dan Drone Udara, Polda Sumsel Bersama SLOG Polri Padamkan Karhutla di OKI
Satgas Karhutla Polda Sumsel Perketat Patroli dan Pengawasan Titik Rawan di OKI
Cegah Karhutla Meluas, Polres OKI Perkuat Patroli dan Respons Pemadaman
11 Personel BKO Aman Nusa II Padamkan Karhutla di Tulung Selapan
AKBP Agung Adhitya Prananta Resmi Emban Amanah Sebagai Kapolres OKI
Danrem 044/Gapo Cek Posko Karhutla, Pastikan Kesiapan Pasukan Hadapi Titik Api
Polres OKI Gelar Sholat Istisqa dan Peringatan Maulid Nabi, Santuni 100 Anak Yatim
Danrem 044/Gapo Hadiri Peresmian Jembatan Gantung Garuda Merah Putih Kuala Duabelas, Dukung Akses dan Konektivitas Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:43

Aksi Solidaritas Pers di Palembang, Kapolda Sumsel Janji Usut Tuntas Kekerasan terhadap Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:49

Densus 88 Sambangi Balai Diklat Kemenag Palembang, Ingatkan Bahaya Radikalisasi dari Dunia Nyata ke Ruang Maya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44

Polda Sumsel Perkuat Penegakan Hukum Karhutla Korporasi melalui Investigasi Berbasis Ilmiah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:37

Kapolda Sumsel Tegaskan Penanganan Karhutla Korporasi Berbasis Pembuktian Ilmiah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:53

Wakapendam II/Sriwijaya Hadiri Wisuda VII Politeknik Pariwisata Palembang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:51

Kapolda Sumsel Bersama Forkopimda Cek Kesiapan OMC, Perkuat Langkah Penanganan Karhutla

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:46

Wujud Bhayangkari Peduli, Ny. Martina Rony Samtana Jenguk Wartawan dan Mahasiswa Korban Insiden

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:43

Asap Tebal Selimuti Palembang, Kawasan Pasar Induk Jakabaring Jadi Sorotan

Berita Terbaru