Perkuat 4 Pilar Kebangsaan, Satgaswil Sumsel Edukasi 100 Siswa MAN 2 Palembang

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG —kompaslink.com|

Memasuki era digital yang penuh tantangan, peran mahasiswa sebagai agen perubahan menjadi kunci dalam menjaga persatuan bangsa. Menyadari hal itu, Tim Cegah Satgaswil Sumatera Selatan Densus 88 AT Polri berkolaborasi dengan Direktorat Binmas Polda Sumsel menggelar Seminar Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan IRET di lingkungan kampus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan bertema “Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan dalam Menjaga Persatuan Bangsa serta Mencegah Radikalisme, Intoleransi, dan Terorisme” ini dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026 di Academic Center Building UIN Raden Fatah Palembang. Sekitar 450 orang hadir, terdiri dari pimpinan kampus, jajaran Polda Sumsel, dan 400 mahasiswa baru UIN Raden Fatah.

Bedah Paham IRET dari Hulu ke Hilir

Seminar menghadirkan 5 narasumber. Kombes Pol Kurnia Hadi, S.H., S.I.K., M.H., M.P.P., P.H.D. selaku pemateri utama dari Densus 88 AT Polri, menjelaskan bahwa terorisme adalah sebuah proses. Dimulai dari intoleransi, berkembang ke radikalisme, ekstremisme, hingga berpotensi menjadi terorisme.

“Di era digital, penyebaran paham IRET jauh lebih cepat dan masif. Mahasiswa harus punya literasi digital yang kuat agar tidak mudah terprovokasi narasi kebencian,” tegasnya. Ia juga menyoroti perkembangan komunitas NVE dan menekankan pentingnya menyebarkan narasi positif di ruang digital.

Materi dilanjutkan Brigpol Wahyu Ansori, S.H., M.H. yang mengupas pola penyebaran paham radikal secara konvensional maupun digital, serta kelompok yang rentan menjadi sasaran. Sementara Brigpol Aprican Rinaldi, S.H., M.H. fokus pada strategi “Kontra Narasi” melalui konten positif di media sosial dan memaparkan data dashboard kegiatan kontra narasi Juli 2026.

Brigpol Achmad Nur Rohman, S.H. mengajak mahasiswa membiasakan prinsip “Stop, Cek, Pikir, Bagikan” sebelum menyebarkan informasi. Ia juga memaparkan 3 cluster ekstremisme: RMVE, IMVE, dan NVE, serta faktor kerentanan seperti perundungan, broken home, dan akses gawai berlebihan. Data khusus Sumsel menunjukkan 27 nomor terkait pengembangan TCC telah teridentifikasi.

Yang paling menyentuh adalah testimoni dari Abdurrahman Taib, Eks Napiter Sumsel. Ia berbagi pengalaman tentang faktor penyebab terpapar, metode perekrutan kelompok radikal, dan bahaya paham tersebut bagi keutuhan NKRI. “Mahasiswa harus jadi benteng pertama. Kuatkan wawasan kebangsaan, pilih pergaulan positif, dan bijak di media sosial,” pesannya.

Wakil Rektor III UIN Raden Fatah, Dr. Syahril Jamil,M.Ag., serta jajaran Dir Binmas Polda Sumsel yang dipimpin Kombes Pol Hari Purnomo turut hadir mendukung penuh kegiatan ini.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan benteng ideologi di kampus-kampus Sumsel, khususnya Palembang. Dengan mahasiswa yang kritis, toleran, dan berwawasan kebangsaan, penyebaran paham IRET dapat dicegah sejak dini.

Densus 88 AT Polri Edukasi 100 Siswa MAN 2 Palembang: Cegah IRET Sejak Bangku Sekolah

Di hari yang sama, Tim Pencegahan Satgaswil Sumsel juga menyasar generasi SMA. Bertempat di MAN 2 Palembang Kampus B, Briptu Nicolas Saputra, S.H. memberikan penguatan Wawasan Kebangsaan kepada 100 siswa dan guru.

Materi mencakup pengenalan 4 Konsensus Dasar Negara, ciri website dan akun radikal, tren modus baru terorisme, hingga strategi pencegahan di lingkungan sekolah. “Terorisme tidak merujuk pada satu agama. Semua pihak harus waspada,” ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan agar siswa tidak hanya menolak paham IRET untuk diri sendiri, tetapi juga mampu menyebarkannya ke keluarga dan lingkungan sekitar.

(Red)

Berita Terkait

Kapolda Sumsel Gerakkan Solidaritas Personel, Bantuan Rp1,06 Miliar Dikirim ke NTT
Tim Penilai Internal TNI AD Laksanakan Pemantauan Satker Berpredikat WBK
Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Wisuda Akbar 10.000 Santri di Palembang
Kapolda Sumsel Hadiri Pelepasan Delegasi PWNU Sumsel ke Jombang
Kabid Humas Serahkan Simbolis 5 Ribu Buku Hijaiyah Mewakili Kapolda Sumsel
Kapolda Sumsel Tegaskan Pencegahan dan Pemadaman Karhutla Terus Diperkuat
Kapolda Sumsel Ikuti Shalat Istisqa di Griya Agung, Ikhtiar Hadapi Kemarau dan Karhutla
PMPB Sumsel Berduka, Ibunda Heri Planet Meninggal Dunia

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:51

Danrem Sambangi Koramil 404-01/Gelumbang, Tekankan Kebersihan dan Pemanfaatan Pangkalan

Sabtu, 31 Mei 2025 - 02:10

Gudang BBM Diduga Ilegal di Desa Suka Menang Gelumbang Sedang Beraktivitas,Terkesan Kebal Hukum

Berita Terbaru