Lombok Tengah, NTB Kompaslink.Com
– 28 Juli 2026 – Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, mencatatkan prestasi istimewa yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Salah satu dapur pelaksana program tersebut mendapatkan apresiasi tinggi sekaligus pengakuan resmi dari jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah hingga Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dapur ini dinilai sebagai satu-satunya unit pelaksana MBG yang memiliki fasilitas sangat memadai, tertata rapi, serta senantiasa menjaga kualitas dan kelayakan menu yang disajikan secara konsisten dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penghargaan dan pengakuan tersebut disampaikan langsung saat tim peninjau gabungan dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, serta Dinas terkait di lingkungan Pemkab Lombok Tengah melakukan verifikasi lapangan dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai wilayah pada Selasa (28/7/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, tim menyoroti secara khusus ketersediaan sarana prasarana pengolahan makanan, standar kebersihan dan higiene, tata kelola penyimpanan bahan baku, hingga variasi serta nilai gizi menu yang disajikan setiap harinya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah yang memimpin rombongan menyatakan, capaian yang diraih dapur MBG Desa Semoyang bukanlah hasil yang instan, melainkan buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta komitmen bersama seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaannya. “Di tengah tantangan penyediaan fasilitas dan pemenuhan standar gizi yang dihadapi berbagai daerah, dapur di Desa Semoyang mampu tampil menonjol. Fasilitas pengolahan yang dimiliki sangat memadai, tertata sesuai standar kesehatan, higienis, dan mendukung proses penyajian makanan yang aman. Yang paling penting, kualitas menu senantiasa dijaga dengan baik, memiliki nilai gizi seimbang, dan layak dikonsumsi oleh sasaran program,” ujarnya.
Sementara itu, Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi NTB menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan dan penilaian yang telah dilakukan di sejumlah kabupaten dan kota di wilayah NTB, dapur MBG Desa Semoyang sejauh ini menjadi satu-satunya unit pelaksana yang mampu memadukan kelengkapan fasilitas fisik dengan konsistensi pemeliharaan kualitas menu secara optimal. “Banyak dapur yang berjalan cukup baik, namun yang mampu menjaga standar fasilitas sekaligus menjamin kualitas gizi dan kelayakan penyajian secara terus-menerus masih sangat terbatas. Dapur MBG Desa Semoyang menjadi contoh nyata dan patut dijadikan rujukan bagi desa-desa lain dalam upaya mewujudkan program yang tidak hanya terlaksana, namun juga berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Pengelola dapur MBG Desa Semoyang mengaku merasa sangat bersyukur dan terharu atas apresiasi yang diberikan pemerintah daerah maupun provinsi. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Desa Semoyang, peran aktif kader kesehatan, peran serta tokoh masyarakat, serta gotong royong warga yang senantiasa menjaga dan mengawasi pelaksanaan program ini.
“Kami selalu berpegang pada prinsip bahwa makanan yang disajikan bukan sekadar untuk mengenyangkan, melainkan harus bergizi seimbang, higienis, dan layak dikonsumsi oleh anak-anak maupun kelompok sasaran lainnya. Setiap bahan baku yang masuk kami periksa kualitasnya, proses pengolahan kami lakukan dengan tata cara yang benar, dan fasilitas yang ada kami rawat bersama agar tetap layak pakai dan nyaman digunakan. Apresiasi ini menjadi penyemangat sekaligus tanggung jawab besar bagi kami untuk tidak berpuas diri, melainkan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan ke depannya,” ungkap Pengelola.
Kepala Desa Semoyang turut menyambut gembira capaian tersebut dan berjanji akan terus memberikan dukungan optimal, baik dalam bentuk pemeliharaan fasilitas, pengawasan pelaksanaan, maupun pengalokasian anggaran pendukung yang diperlukan. Hal ini dilakukan guna menjaga standar pelayanan yang telah terbangun dengan baik, bahkan berupaya untuk terus menyempurnakannya agar manfaat program MBG dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah merencanakan untuk menetapkan dapur MBG Desa Semoyang sebagai lokasi percontohan sekaligus pusat pembelajaran bagi pengelola program serupa di desa-desa lain. Langkah ini diambil sebagai upaya pemerataan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang berkelanjutan di seluruh wilayah Lombok Tengah, serta berkontribusi pada upaya peningkatan derajat kesehatan dan kualitas sumber daya manusia di Nusa Tenggara Barat secara keseluruhan.
Seluruh pihak berharap capaian ini dapat memicu semangat kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat dalam mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan untuk kesejahteraan bersama.
Editor: Rifai











