Didukung APBN 2026, Kabupaten Samosir Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Vandiko : Program Presiden Yang Harus Disukseskan 

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 06:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Samosir(Sumut)Kompaslink.com

Pemerintah Kabupaten Samosir menyerahkan bantuan bibit bawang putih dan traktor roda empat yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 kepada Kelompok Tani. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Jumat (10/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan bantuan ini menjadi langkah nyata Pemkab Samosir dalam mendukung program swasembada pangan, khususnya komoditas bawang putih yang menjadi salah satu prioritas nasional.

Bupati Vandiko T. Gultom menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah pusat melalui program Asta Cita Presiden RI, yang salah satunya menitikberatkan pada penguatan ketahanan pangan nasional.

“Ini bukan program biasa, ini atensi langsung dari Presiden. Ketahanan pangan, khususnya bawang putih menjadi prioritas. Tidak semua daerah bisa menanam bawang putih, dan di Sumatera Utara hanya beberapa daerah yang dinilai cocok, termasuk Samosir,” ujar Vandiko.

Ia menjelaskan, Kabupaten Samosir bahkan dinilai sebagai daerah paling potensial setelah dilakukan kajian oleh Kementerian Pertanian. Hal itu terungkap saat dirinya melakukan kunjungan ke kementerian dan mendapat tantangan langsung dari Menteri Pertanian untuk menjadikan Samosir sebagai daerah pengembangan bawang putih nasional.

“Saya ditantang, sanggup tidak Samosir mendukung ketahanan pangan bawang putih. Saya jawab sanggup. Bahkan sebelum saya pulang dari Jakarta, bantuan langsung dikirim berupa traktor dan bibit bawang putih sebanyak 16 ton untuk 20 hektare,” katanya.

Vandiko pun meminta para petani yang menerima bantuan agar serius dalam mengelola program ini. Menurutnya, keberhasilan uji coba ini akan menentukan masa depan Samosir sebagai sentra bawang putih di Sumatera Utara, bahkan nasional.

“Kalau ini berhasil, Samosir bisa jadi penghasil bawang putih di Sumatera Utara. Tapi kalau gagal, peluang ini bisa dialihkan ke daerah lain. Jadi saya minta ini benar-benar dikerjakan dengan serius,” tegasnya.

Ia juga memastikan pendampingan dari dinas ketahanan pangan, pertanian dan perikanan serta pengawasan langsung dari Kementerian Pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Samosir, Tumiur Gultom, menjelaskan bahwa Samosir dipilih langsung oleh Kementerian Pertanian sebagai lokasi pengembangan bawang putih dalam rangka mewujudkan swasembada nasional.

Pada tahap awal, bantuan diberikan kepada dua kelompok tani yakni Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo dan Kelompok Tani Lamtana di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo. Masing-masing kelompok menerima bantuan untuk lahan seluas 10 hektare dengan total bibit sekitar 8 ton per kelompok.

“Selain bibit, juga diberikan dua unit traktor roda 4 untuk mempercepat pengolahan lahan. Targetnya, satu hektare bisa menghasilkan hingga 20–30 ton buah segar,” jelas Tumiur.

Ia menambahkan, pemilihan lokasi telah melalui kajian tenaga ahli hortikultura dari Kementerian Pertanian dengan sejumlah syarat, di antaranya ketinggian minimal 1.000 meter di atas permukaan laut serta hamparan lahan minimal 10 hektare dalam satu kawasan.

Program ini juga akan mendapat pendampingan intensif dari kementerian, termasuk penugasan tenaga pendamping lapangan serta pelaksanaan sosialisasi teknis kepada kelompok tani.

“Penanaman untuk program ini ditargetkan mulai April dan paling lambat minggu ketiga sudah harus selesai ditanam. Kami juga sudah menyiapkan pendamping di lapangan,” tambahnya.

Penerima bantuan, Ketua Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo, Hotber P. Turnip, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan pemerintah. Ia menyebut bantuan tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi petani.

“Terima kasih atas kepercayaan ini. Kami akan berusaha maksimal agar program ini berhasil,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Tani Lamtana, Feriadi Sitio. Ia optimistis program ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Samosir.

“Kami siap bekerja keras agar hasilnya maksimal. Ini kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup petani,” katanya.

Dalam kesempatan itu, kelompok tani juga menyerahkan hasil pertanian berupa kopi luak dari Desa Maduma kepada Bupati dan Wabup sebagai bentuk apresiasi.J/ Ndk

Berita Terkait

Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan
MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan
Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir
Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI
Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Investasi, CSR dan Ekonomi Lokal
Gubsu Respons Usulan Bupati Samosir, 6 Bus Perintis Gratis Diluncurkan melayani Antar-Jemput Pelajar
Partangiangan Borsak Mangatasi Nababan Hitetano Sukses Gelar HUT ke 71

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27

Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12

Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08

Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:46

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28

Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15

Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:23

Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:16

17 Rumah Terbakar di 8 Ulu Palembang, Harimau Sumatera Bersatu Turun Salurkan Bantuan

Berita Terbaru