Palembang,19 Desember 2025 (kompaslink.com) – Hanya butuh suaranya yang tegas dan meyakinkan, diduga seorang oknum tenaga pendidikan (tendik) di SMPN 27 Palembang berinisial BDCNS berhasil tipu diduga lebih dari 100 warga Palembang yang sedang butuh bantuan sosial. Modusnya? Menjanjikan PKH dan KIP tanpa survei dengan “cepat cair”, tapi meminta uang admin hingga ratusan ribu rupiah per orang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Cerita dimulai ketika BDCNS memasuki grup “UMKM Sertifikat Halal”, memperkenalkan diri, lalu menelpon anggota satu per satu. Dia berjanji kartu PKH dan KIP akan langsung dicetak dan dibawa ke rumah tanpa proses ribet. Syaratnya? Bayar admin Rp150 ribu untuk PKH dan Rp100 ribu untuk KIP.
“Saya senang banget ketika ditawari, karena penghasilan saya cuma dari kerja honorer,” ujar CD, salah satu korban dengan suara tertekan. “Pikirnya kesempatan bagus buat ngurangi beban, tapi ternyata cuma tipuan buat nyolong uang.”
Ketika bantuan tidak pernah tiba dan warga menuntut jawab, BDCNS akhirnya mengaku: bansos itu tidak pernah ada sama sekali. Semua uang yang dikumpulkan dari ibu rumah tangga, pedagang, hingga pelaku UMKM yang semuanya berpenghasilan rendah malah dia gunakan untuk melunasi hutang pribadi ujarnya.
Para korban bahkan telah membuat dua kali perjanjian tertulis bermaterai (pada 6 dan 12 November 2025) agar uang dikembalikan. Tapi kedua janji itu hanyalah omong kosong. BDCNS bahkan terlihat santai, seolah tidak takut dituntut.
“Saya malu banget, banyak orang percaya menitipkan amanah ke saya,” ujar Pak K, korban yang merasa bersalah karena memperkenalkan pelaku ke teman-temannya. “Ternyata dia membohongi semua orang yang butuh bantuan.”
Sudah cukup tertindas oleh penipuan yang kejam, para korban akhirnya memutuskan mengambil langkah hukum. Mereka akan melaporkan kasus penipuan massal ini ke kepolisian Sumatera Selatan.
“Kami tidak mau dia lari begitu saja. Dia harus bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan ke orang yang sudah susah,” tegas salah satu korban yang enggan disebutkan namanya.
(Red)











