Banyuasin -Kompaslink.com|
Rembuk stunting adalah forum pertemuan untuk membahas dan mencari solusi terkait masalah stunting di suatu wilayah, biasanya di tingkat desa atau kelurahan. Forum ini bertujuan untuk menyatukan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan pihak lainnya, untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam pencegahan dan penanganan stunting.

Bertempat di Aula kantor Desa Teluk Payo Kecamatan Banyuasin, Senin, (15/9/2025), Pemerintah Desa Teluk Payo melaksanakan Kegiatan Rembug Stunting tingkat Desa Dalam Rangka pencegahan dan penurunan Stunting tahun 2025 serta Penyusunan Dokumen RKPDes Tahun 2026 mendatang.
Hadiri Langsung Camat Banyuasin II, Ahmad Riduan,S.Sos,M.Si, Kasi PPD Kecamatan Banyuasin II, Kusasi Eka Kusnandar,SH, TAPM Kabupaten Banyuasin, Novantri Suhemi ST, Kepala Desa Teluk Payo Ambo Tuo, SH, Pendamping Desa, R.Panji Purnomo,ST, dan M.Johan,S.Sos, dan M.Hasnawi, Kepala UPT, Puskesmas tanjung Api -Api, Febrina.J.Kilis, SKM, M.Si, Ketua BPD dan Anggota Desa Teluk Payo, Ketua PKK Desa Teluk Payo Bidan Desa, serta Kader Posyandu dan perangkat desa.
Madiyah, S.Ag, dalam sambutannya mengatakan bahwasanya kegiatan kita hari ini merupakan cara strategi untuk menangani Pencegahan dan penurunan Stunting ditingkat Desa, oleh karena peran kami Selaku BPD adalah pengawasan kegiatan dana desa yang di program kan oleh pemerintah pusat untuk di Kawal hingga ke Desa ungkap ketua BPD Teluk Payo.
Kepala Desa Teluk Payo, Ambo Tuo,SH, dalam sambutan mengajak para peserta Rembuk Stunting sebagai forum musyawarah antara kader kesehatan, PAUD, masyarakat Desa dengan pemerintah Desa serta BPD untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di Desa khususnya stunting dengan mendayagunakan sumber daya pembangunan yang ada di Desa Teluk Payo ucap Deni sapaan akrabnya.
Lanjutnya bahwa Pelaksanaan Rembug Stunting ini akan menghasilkan sebuah data yang nantinya akan digunakan Dalam Rangka Penyusunan Dokumen RKPDes Tahun 2026. Perlu juga diketahui bahwa Kegiatan Rembug Stunting ini, pelaksanaan kegiatannya dibebankan pada Dana Desa APBDes Tahun 2025, ujarnya.
Dengan kegiatan pencegahan dan penurunan Stunting ini Kami berharap agar kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar sehingga tidak ada lagi kasus terkait stunting sehingga dapat membawa Desa Teluk Payo bebas dari stunting, kepada warga masyarakat teluk Payo kedepannya untuk terus dan selalu bersama sama memberikan edukasi kepada sesama tentang tata cara pencegahan stunting, tutur ketua Forum Kades sekabupaten Banyuasin Tahun
Sementara itu camat Banyuasin II, mengajak kepada semua yang hadir agar memenuhi kebutuhan anak dan ibu hamil untuk mencegah terjadinya stunting imbuh Ahmad Riduan.
Dari segi kesehatan UPT Puskesmas Tanjung Api -Api memberikan kisi kisi tentang tata cara pencegahan dan penurunan Stunting di Desa Teluk Payo dengan cara makan makanan beragam yang sehat yang bergizi seimbang seperti empat sehat lima sempurna, serta pola hidup sehat dengan tidak mengkonsumsi obat obatan terlarang jelas Febrina, J.Kilis,SKM,M.Si.
(Hamkah)









