Pemdes Teluk Payo Gelar Rembug ‎”Pencegahan Dan Penurunan Stunting Tahun 2025,” ‎

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 12:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎
‎Banyuasin -Kompaslink.com|
‎Rembuk stunting adalah forum pertemuan untuk membahas dan mencari solusi terkait masalah stunting di suatu wilayah, biasanya di tingkat desa atau kelurahan. Forum ini bertujuan untuk menyatukan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan pihak lainnya, untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam pencegahan dan penanganan stunting.
‎
‎Bertempat di Aula kantor Desa Teluk Payo Kecamatan Banyuasin, Senin, (15/9/2025), Pemerintah Desa Teluk Payo melaksanakan Kegiatan Rembug Stunting tingkat Desa Dalam Rangka pencegahan dan penurunan Stunting tahun 2025 serta Penyusunan Dokumen RKPDes Tahun 2026 mendatang.
‎
‎Hadiri Langsung Camat Banyuasin II, Ahmad Riduan,S.Sos,M.Si, Kasi PPD Kecamatan Banyuasin II, Kusasi Eka Kusnandar,SH, TAPM Kabupaten Banyuasin, Novantri Suhemi ST, Kepala Desa Teluk Payo Ambo Tuo, SH, Pendamping Desa, R.Panji Purnomo,ST, dan M.Johan,S.Sos, dan M.Hasnawi, Kepala UPT, Puskesmas tanjung Api -Api, Febrina.J.Kilis, SKM, M.Si, Ketua BPD dan Anggota Desa Teluk Payo, Ketua PKK Desa Teluk Payo Bidan Desa, serta Kader Posyandu dan perangkat desa.
‎
‎Madiyah, S.Ag, dalam sambutannya mengatakan bahwasanya kegiatan kita hari ini merupakan cara strategi untuk menangani Pencegahan dan penurunan Stunting ditingkat Desa, oleh karena peran kami Selaku BPD adalah pengawasan kegiatan dana desa yang di program kan oleh pemerintah pusat untuk di Kawal hingga ke Desa ungkap ketua BPD Teluk Payo.
‎
‎Kepala Desa Teluk Payo, Ambo Tuo,SH, dalam sambutan  mengajak para peserta Rembuk Stunting sebagai forum musyawarah antara kader kesehatan, PAUD, masyarakat Desa dengan pemerintah Desa serta BPD untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di Desa khususnya stunting dengan mendayagunakan sumber daya pembangunan yang ada di Desa Teluk Payo ucap Deni sapaan akrabnya.
‎
‎Lanjutnya bahwa Pelaksanaan Rembug Stunting ini akan menghasilkan sebuah data yang nantinya akan digunakan Dalam Rangka Penyusunan Dokumen RKPDes Tahun 2026. Perlu juga diketahui bahwa Kegiatan Rembug Stunting ini, pelaksanaan kegiatannya dibebankan pada Dana Desa APBDes Tahun 2025, ujarnya.
‎
‎Dengan kegiatan pencegahan dan penurunan Stunting ini Kami berharap agar kegiatan ini berjalan dengan  baik dan lancar sehingga tidak ada lagi kasus terkait stunting sehingga  dapat membawa Desa Teluk Payo bebas dari stunting, kepada warga masyarakat teluk Payo kedepannya untuk terus dan selalu bersama sama memberikan edukasi kepada sesama tentang tata cara pencegahan stunting, tutur ketua Forum Kades sekabupaten Banyuasin Tahun
‎
‎Sementara itu camat Banyuasin II, mengajak kepada semua yang hadir agar memenuhi kebutuhan anak dan ibu hamil untuk mencegah terjadinya stunting imbuh Ahmad Riduan.
‎
‎Dari segi kesehatan UPT Puskesmas Tanjung Api -Api memberikan kisi kisi tentang tata cara pencegahan dan penurunan Stunting di Desa Teluk Payo dengan cara makan makanan beragam yang sehat yang bergizi seimbang seperti empat sehat lima sempurna, serta pola hidup sehat dengan tidak mengkonsumsi  obat obatan terlarang  jelas Febrina, J.Kilis,SKM,M.Si.
‎
‎(Hamkah)
‎

Berita Terkait

‎Safari Subuh di Mushola Nurul Yakin, Kapolsek Banyuasin II Perkuat Kedekatan Polri dengan Warga Pesisir
‎Perdana Hadir di Sungsang, Ustadz Das’ad Latif Pukau Ribuan Jamaah: Serukan Jaga Sholat, Hormati Orang Tua dan Perkuat Persatuan
‎Polsek Banyuasin II Tangkap Pria 52 Tahun di Sungsang I, 4 Paket Sabu Seberat 3,62 Gram Diamankan
‎Serah Terima PLT Kepala SMA Negeri 1 Banyuasin II Korwas Titipkan Tiga Pesan Penting
‎Kapolsek Banyuasin II Beri Peringatan Tegas : Jauhi Narkoba Stop Tawuran,Siswa Berprestasi Diberi Apresiasi
‎‎Babinsa Sungsang II Turun Malam Bersama Warga Aktifkan Siskamling Jaga Kamtibmas
Sinergi Kemanusiaan, Polsek Dan Kecamatan Banyuasin II Antarkan Warga Terduga ODGJ Ke RS Ernaldi Bahar
‎Malaria Mengintai, Puskesmas Sungsang Turun Langsung Edukasi Warga Dan Bagikan Lotion Gratis

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:26

Program Pembebasan Denda Administrasi PBB-P2 Berakhir, Dispenda Hasilkan Rp. 432 Juta

Rabu, 4 November 2026 - 03:55

Bupati Samosir Dorong Percepatan SMA Plus Santo Mikael, Penerimaan Siswa Baru Dimulai Tahun 2027

Rabu, 4 November 2026 - 03:49

Tekan Inflasi Jelang Nataru, Pemkab Toba Salurkan 2,2 Ton Benih Bawang Merah

Selasa, 3 November 2026 - 00:25

Wabup Toba Tinjau Pantai Pasir Putih Parparean, Dorong Penataan dan Pengembangan Wisata

Senin, 2 November 2026 - 04:30

Wabup Toba Tekankan Pentingnya Kenyamanan dan Keamanan Lingkungan Kerja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:00

Pemkab Toba Wacanakan Permohonan Pelepasan Eks PTPN IV Sibosur 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:57

Program PTSL Mudahkan Warga Peroleh Sertifikat Hak Atas Tanah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55

Pameran Tanaman Endemik Toba Dorong Pelestarian dan Ekonomi Kreatif

Berita Terbaru