Laksanakan Binrohtal Rutin Untuk Menciptakan Karakter Anggota Polda Sumsel Yang Lebih Humanis

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 11:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang,-kompaslink.com|
Personil Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) rutin setiap hari Rabu setelah Apel pagi. Pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) sebagai wadah unuk membentuk karakter Anggota Polri menjadi lebih humanis, sehingga Citra Kepolisian di mata masyarakat di pandang lebih baik. Rabu (23/07)

Sebagai Penceramah adalah Ustad Sabtudin,
S.Sos . Dan Pembacaan surah Yasin Bripda Syahrul dengan pembawa acara Bripda Niko

Terpisah Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya ,SIK ,MH mengatakan
Kegiatan pembinaan rohani dan mental ini di laksanakan di tempat yang sudah di tentukan, untuk yang beragama islam di Masjid Assaadah Mapolda Sumsel Kegiatan binrohtal di ikuti oleh, para perwira staf, serta seluruh perwakilan personil satker Polda Sumsel

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan karakter anggota polri khususnya anggota personil Polda Sumsel menjadi lebih Humanis dan juga meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, yang mana dengan di laksanakan kegiatan ini maka moral serta kelakuan yang buruk bisa menjadi lebih baik guna meningkatkan pelayanan serta mewujudkan Polri untuk masyarakat tandas Alumni Akpol 97 ini,kepada insan pers Rabu 23 juli 2025 sore

Sementara itu dalam tausiyahnya ustad Sabtudin menjelaskan Dalam salah satu wasiatnya sebagaimana dinukil oleh Syekh Nawawi Al-Bantani dalam Nashaihul Ibad, Sayyidul Auliya Syaikh Abdul Qadir al-Jailani pernah berpendapat bahwa tipe manusia dapat dibagi dalam empat kelompok besar yakni

Pertama,
Jadikan Segala Aktivitas Bernilai Ibadah

رَجُلٌ لاَ لِسَانَ لَهُ وَلاَ قَلْبَ وَهُوَ العَاصِى العَبِيّ

Yaitu kelompok manusia yang tidak berlidah dan tidak berhati merekalah para pendurhaka kepada Allah. Maka janganlah kita sampai tergolong seperti mereka, apalagi berteman dengannya. Golongan inilah yang lazim disebut dengan kaum munafik. Karena apa yang mereka kerjakan penuh dengan kepalsuan jelasnya

Kedua,

رَجُلٌ لَهُ لِسَانٌ بِلاَ قَلْبٍ فَيَنْطِقُ بِالْحِكْمَةِ وَلَايَعْمَلُ بِهَا يَدْعٌو النَّاسَ اِلَى اللهِ تَعَالىَ وَهُوَ يَفِرّ مِنْهٌ

Yaitu golongan yang memiliki lisan tetapi tidak berhati. Mereka berbicara dengan manisnya hikmah namun tidak mengamalkannya. Bahkan mereka mengajak orang-orang untuk menuju Allah swt. Tetapi mereka sendiri malah menjauhkan diri dari-Nya. Kepada mereka Syekh Abdul Qadir mewanti-wanti kepada jangan sampai terbujuk keindahan rangkaian kata yang dapat membakarmu bahkan dapat pula kebusukan hatinya membunuhmu. Masuk dalam kategoni ini juga bahwa, zaman sekarang banyak penceramah dan pendakwah yang mengajak kepada satu kaum sambil menyesatkan dan menerakakan yang lainnya tegasnya

Ketiga,

رَجُلٌ لَهُ قَلْبٌ بِلَا لِسَانٍ وَهٌوَ مُؤْمِنٌ سَتَرَهُ اللهُ تَعَالَى عَنْ خَلْقِهِ وَبَصَرِهِ بِعُيُوْبِ نَفْسِهِ وِنَوَّرَ قَلْبَهُ وعَرَّفَهُ غَوَائِلَ مُخَالَطَةِ النَّاسِ وَشُؤْمِ الكَلاَمِ وَهُوَ وَلِيُّ اللهِ تعالى مَحْفُوْظٌ فى سِتْرِ الله تعالى

Yaitu kelompok yang memiliki hati tetapi tidak berlisan, merekalah orang mukmin yang disembunyikan Allah swt dari orang lain. Allah selalu menjaga matanya dengan perasaan hina akan dirinya sendiri. Dan kepada kelompok inilah Allah memberikan cahaya ke dalam hatinya, sehingga mereka mengerti dampak bergumul dengan sesama manusia serta bahayanya banyak berbicara. Mereka inilah para kekasih Allah swt yang selalu disembunyikan dari melihat kemewahan dunia.

Keempat,

رَجُلٌ تَعَلَّمَ وَعَلَّمَ وَعَمِلَ بِعِلْمِهِ وَهُوَ الْعَالِمُ بِالله تعالى وايَاتِه اسْتَوْدَعَ اللهُ قَلْبَهُ غَرَائِبَ عِلْمِهِ وَشَرّحَ صَدْرَه لِقَبُوْلِ الْعُلُوْم

Yaitu orang-orang yang belajar, mengajar serta beramal dengan ilmunya. Inilah kelompok yang mengerti kebesaran Allah swt. Oleh karena itulah Allah selalu menitipkan berbagai ilmu dan pengetahuan ke dalam hati mereka. Maka kita harus selalu mendekatkan diri kepada kelompok terakhir ini, jangan sampai kita menjauhinya apalagi menentangnya ucapnya

Dari isi ceramahnya empat macam golongan manusia hasil pengkelompokan Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Tentunya pengelompokan ini merupakan hasil penelitian yang cermat dengan berbagai pertimbangan yang matang. Mengingat beliau sebagai seoang sayyidul auliya yang mengetahui dengan persis karakter manusia-manusia yang dicintai maupun yang dibenci Allah swt.

Dalam penjelasan
Selanjutnya Syaikh Abdul Qadir menutup nasihat dan hasil penelitiannya ini dengan sebuah penekanan yang berbunyai:

اِعْلَمْ اَنَّ أَصْلَ الزُّهْدِ الإِجْتِنَابُ عَنِ الْمَحَارِمِ كَبِيْرُهَا وَصَغِيْرُهَا وَاَدَاءُ جَمِيْعِ الْفَرَائِضِ يَسِيْرُهَا وَعَسِيْرُهَا وَتَرْكُ الدُّنْيَا عَلىَ اَهْلِهَا قَلِيْلُهَا وِكَثِيْرُهَا

Ketahuiah bahwa pokok-pokok ajaran zuhud adalah menjauhi berbagai hal-hal yang dilarang, diharamkan Allah swt, baik yang besar maupun kecil. Dan menjalankan berbagai kewajiban baik yang mudah maupun yang susah. Serta menyerahkan urusan dunia kepada para ahlinya.

Diakhir ceramah ustd Sabtudin mengajak Personil untuk mengintrofeksi diri kita sendiri, termasuk ke dalam kelompok manakah diri kita ini. Janganlah kita menilai orang lain dengan mengelompokkan dalam kelompok yang buruk. Seperti suka menyesatkan, membid’ahkan, mengkafirkan, dan menerakakan kelompok lain. Karena menganggap orang lain lebih buruk dari diri kita adalah suatu keburukan sendiri tandasnya

Pewarta:Rudihartono.m

Berita Terkait

Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Masjid Al-Huda menggelar zikir dan doa bersama dan Bazar 
Ketum GPP PT PGRI Sumsel, gandeng Ketum Harimau Sumatera Bersatu dan Ketum GAASS segel kantor yang digunakan BPH, Klaim Selamatkan Asat Yayasan
Dinas Perpustakaan Sumsel Gelar Sosialisasi Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan untuk Tingkatkan Literasi
Semangat “Mens Sana in Corpore Sano”, Danrem 044/Gapo Ikuti Olahraga Bersama
Ditresnarkoba Polda Sumsel, Bea Cukai Sumbagtim, dan Satgas NIC Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Narkoba Tiga TKP
Perkuat Harkamtibmas, Ditlantas Polda Sumsel Rangkul Ojol Palembang Lewat Nobar Piala Dunia dan Baksos
Polda Sumsel Gelar Forum Konsultasi Pelayanan Publik 2026, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Kepercayaan Masyarakat
Nyago Bumi Sriwijaya Aman dan Baik, Kapolda Sumsel Pimpin Pembukaan Praops Senpi Musi 2026

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:27

Penerima Sertipikat Wakaf Apresiasi Komitmen ATR/BPN Berikan Kepastian Hukum

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:23

Kepala Kantor Pertanahan Purbalingga Hadiri Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf se-Jawa Tengah

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:22

Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:20

Kantor Pertanahan Purbalingga Gelar Sidang Panitia A dan Pemeriksaan Lapang Permohonan HGB di Desa Kebutuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:18

Kegiatan Sertipikasi Barang Milik Negara (BMN) Berupa Tanah di Wilayah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 12:49

Bangun Pati Kembali, Warga & Keluarga Mendoakan Bupati Pati Non Aktif Sudewo Bebas

Senin, 15 Juni 2026 - 12:29

Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

Senin, 15 Juni 2026 - 12:27

Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur

Berita Terbaru