Dirjen PHL Mengajak Insan Pers Kawal Transisi Kepemimpinan Nasional Demi Selamatkan Planet Bumi

- Penulis

Senin, 19 Februari 2024 - 09:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

 

JAKARTA–Kompaslink.com

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seminar nasional dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2024, Minggu (18/02/24), mengingatkan adanya ancaman serius perubahan iklim di Indonesia sekaligus mengajak insan pers untuk mengawal transisi kepemimpinan nasional.

 

Izinkan saya pada kesempatan ini mengajak insan pers nasional mengawal transisi kepemimpinan nasional sebagai upaya menyelamatkan planet bumi kita, khususnya pada aspek menjaga kelestarian lingkungan hidup dan hutan Indonesia,” ujar Agus Justianto, Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari (PLH), Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan saat bicara pada seminar

 

Selamatkan Bumi Melalui Penerapan Environmental, Social, dan Governance (ESG)”, di Candi Bentar, Ancol, Jakarta.

Hadir pula sebagai pembicara dalam seminar itu, antara lain, Yanuar Nugroho Koordinator Tim Ahli Seknas TPB atau SDGS Bappenas dan Senior Forest Campaigner Greenpeace Indonesia Syahrul Fitra.

 

Tugas pers adalah mengingatkan pemerintahan baru untuk mengubah corak pertumbuhan ekonomi sehingga tidak lagi mengekspoitasi sumber daya alam (SDA),”ujar Yanuar Nugroho.

Indonesia saat ini tengah menghadapi isu kompleks tentang lingkungan yang menuntut pemerintah untuk melakukan pembenahan diri.

 

 

Tantangan yang dihadapi yang semula hanya sebatas permasalahan kerusakan lingkungan, kemudian berkembang menjadi permasalahan sosial di dalam mengakses SDA. Kemudian seiring perkembangan zaman, kita semua dituntut pula untuk dapat memberikan manfaat ekonomi yang tinggi bagi pembangunan,” ujarnya.

 

Baca Juga:  Laskar Pelita Nusantara Apresiasi Keberanian DKPP Tentang Pemecatan Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari

Itu berarti seluruh kepentingan harus dapat diakomodir secara harmonis untuk tujuan yang lebih besar lagi, yaitu keberlanjutan kehidupan berbangsa dan bernegara, yang tentunya diorkestrasikan oleh tata kelola lingkungan (environmental governance) yang baik, tambah Agus Justianto.

 

Oleh karena itu Kementerian LKH telah dan akan terus mengembangkan pembangunan sektor lingkungan hidup dan kehutanan yang memegang teguh asas keberlanjutan atau sustainability, dengan pilar Environmental, Social, dan Governance (ESG), (Lingkungan, Sosial, Tata Kelola,-red).

 

Tantangan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan akan terus bertambah. Atas hal tersebut, saya berharap insan pers nasional dapat terus berkomitmen dalam menyampaikan informasi dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Tantangan saat ini dan masa datang menuntut kesiapan kita bisa dalam menyiapkan peradaban (teknologi, investasi dan tata kelola) untuk terus tumbuh dan semakin tangguh,” tukasnya.

 

Sementara Yanuar Nugroho berpendapat, tantangan berat untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 mendatang adalah mengupayakan pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen tapi tanpa menganggu lingkungan.

 

Yanuar Nugroho mengingatkan pemerintahan baru tak boleh lagi menganggu lingkungan.

Selama ini, tambahnya, ekonomi Indonesia hanya mengandalkan ekstraksi SDA. Eksploitasi batu bara dan kelapa sawit telah mengakibatkan kerusakan lingkungan.

“Untuk mewujudkan Indonesia Emas dengan pertumbuhan ekonomi 7 persen per tahun, pemerintahan baru perlu melanjutkan hirilisasi sampai kepada industrialisasi di sektor agri dan perikanan,” demikian pendapat Yanuar Nugroho

 

(Boby)

Berita Terkait

Polri Distribusi Bantuan Polri Capai 159 Ton, 12 Ribu Personel Dikerahkan
Seluruh Jajaran FRIC (Fast Respon Indonesia Center) se-Indonesia, Beri Ucapan Ulang Tahun Yang Ke-44 Kepada Ketua Umum (Ketum) DPP FRIC H. Dian Surahman
Fast Respon Indonesia Center Apresiasi Sinergi TNI-Polri -SAR Aksi Kemanusiaan Bantu Korban Bencana Alam 
Wakapolri Terima Disway Award, Polri Tegaskan Komitmen Perkuat Kepercayaan Publik dan Sinergi Media
Puncak Perayaan 35 Tahun JNE dengan “Bergerak Bersama” di GBK Basket Hall
Guru Besar HTN Prof. Juanda: Putusan MK 114/PUU-XXIII/2025 Berlaku Non-Retroaktif
Subdit STNK Korlantas Polri Gelar Anev Pelayanan STNK 2025, Dorong Inovasi, Sinergi, dan Komitmen Pelayanan Samsat
Ketua Umum Laskar Pemuda Nusantara (LPN) Apresiasi Langkah Tegas Kajagung dan Menteri Keuangan: “Momentum Kebangkitan Integritas Bangsa”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:25

Tinjau Kantor Pertanahan Kota Cirebon, Wamen Ossy Pastikan Layanan Pertanahan Berjalan Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:23

Serap 96% Anggaran Menggunakan Produk Dalam Negeri, Kementerian ATR/BPN Raih Peringkat 3 P2DN dari Kemenperin

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:22

Cari PPAT Terverifikasi Aktif Semakin Mudah dalam Aplikasi Sentuh Tanahku

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:20

Konsisten Lima Tahun Berturut-turut, Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan Badan Publik Predikat Informatif 2025

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:19

Jelang Natal, Romo Wahyu Terima Sertipikat untuk Gereja Katolik Fransiskus Asisi sebagai Kado Natal bagi Umat

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:12

Panitia Pemeriksaan Tanah “A” Gelar Sidang Pemeriksaan Permohonan Hak Pakai

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:09

Kantor Pertanahan Purbalingga Undang Penerima Ganti Rugi Pengadaan Tanah Jaringan Irigasi DI Slinga Lanjutan

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:55

SIDANG PANITIA PEMERIKSAAN TANAH “A” DI KEMBARAN KULON & WIRASANA BPN PURBALINGGA LAKUKAN VERIFIKASI LAPANGAN UNTUK PENGAKUAN/PENEGASAN HAK

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page