MATARAM, NTB,Kompaslink.Com
Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Lombok Bangkit, Lalu Moh. Syukuri, menghimbau seluruh elemen masyarakat di Nusa Tenggara Barat untuk bersatu padu memberantas praktik korupsi yang terjadi di wilayah yang dikenal sebagai Gumi Sasak. Pernyataan ini disampaikannya saat dikonfirmasi oleh awak media di kantor pusat organisasi tersebut, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Lalu Moh. Syukuri, pemberantasan korupsi tidak dapat diandalkan hanya pada aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan dukungan dan pengawasan aktif dari seluruh warga masyarakat. Ia menegaskan bahwa korupsi telah menjadi penghambat utama pembangunan dan kesejahteraan rakyat di NTB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Korupsi merampas hak-hak dasar masyarakat, menghambat pembangunan infrastruktur, serta merusak tatanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Oleh karena itu, di Gumi Sasak ini, kita harus bersatu, tidak boleh terpecah belah, dan sama-sama mengawasi serta melaporkan setiap indikasi penyimpangan yang terjadi,” ujarnya.
Ia juga menyatakan bahwa Gerakan Lombok Bangkit akan terus berperan aktif dalam mengawal kebijakan publik, memantau penggunaan anggaran daerah, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan secara aman dan bertanggung jawab.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan kalangan akademisi untuk bergandengan tangan. Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi dasar setiap langkah pembangunan di NTB. Jika kita bersatu, korupsi pasti dapat kita tekan dan hilangkan dari bumi ini,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, Gerakan Lombok Bangkit menyatakan akan segera menyusun program sosialisasi dan penguatan pengawasan masyarakat di berbagai kabupaten dan kota se-NTB dalam waktu dekat.
Editor: Rifa’i











