Festival Danau Toba Mundur, TOTK by UTMB 2026 Bawa 34 Negara ke Samosir

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Samosir(Sumut)Kompaslink.com|

Daerah, Pariwisata  Festival Danau Toba Mundur, TOTK by UTMB 2026 Bawa 34 Negara ke Samosir Juni 2026

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan Event Festival Danau Toba yang sebelumnya telah dipublikasikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Samosir dan direncanakan berlangsung pada Mei 2026 dipastikan mengalami penundaan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Promosi Disbudpar Kabupaten Samosir, konferensi pers pelaksanaan Event Trail of The Kings (TOTK) by UTMB 2026 yang digelar di Kabupaten Samosir, Kamis (21/05/2026).

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Asisten II Pemkab Samosir Hotraja Sitanggang, Kadis Kominfo Samosir Immanuel Sitanggang, Kabid Promosi Disbudpar Samosir Shanny Nainggolan, serta pihak event organizer (EO) yakni Rudi dan Ebet.

Shanny menjelaskan, Trail of The Kings (TOTK) merupakan salah satu kalender event tahunan dalam Horas Samosir Fiesta (HSF) yang sebelumnya telah diluncurkan pada perayaan Hari Jadi Kabupaten Samosir.

Festival Danau Toba memiliki mekanisme pendanaan yang hampir sama dengan TOTK, yakni bersumber dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sementara Pemerintah Kabupaten Samosir berperan sebagai tuan rumah dan menyiapkan berbagai side event guna mendukung kegiatan utama yang dilaksanakan oleh pihak provinsi.

“Trail of The Kings merupakan kalender event tahunan Horas Samosir Fiesta yang telah di-launching saat perayaan Hari Jadi Kabupaten Samosir. Terkait pelaksanaan Festival Danau Toba, memang benar sebelumnya kami mempublikasikan akan digelar pada bulan Mei. Skemanya hampir sama dengan TOTK, di mana pembiayaan berasal dari provinsi. Kami sebagai tuan rumah menyiapkan dukungan.

“Dua minggu lalu kami sudah melakukan koordinasi. Namun pihak penyelenggara ingin persiapannya dipercepat, sementara event organizer kegiatan ini merupakan BUMD milik provinsi. Karena itu pelaksanaannya belum dapat dilakukan pada bulan ini dan rencananya dipending terlebih dahulu,” jelasnya.

Meski mengalami penundaan, Disbudpar Samosir tetap berharap Festival Danau Toba dapat terlaksana pada tahun 2026.

“Kita berharap Festival Danau Toba yang sudah dirilis sebelumnya tetap bisa dilaksanakan tahun ini, walaupun kemungkinan waktunya mengalami pengunduran,” Ujarnya

Sementara itu, untuk pelaksanaan Trail of The Kings by UTMB 2026, Pemerintah Kabupaten Samosir menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah ajang lari lintas alam internasional yang masuk dalam kalender event internasional dan Horas Samosir Fiesta.

Trail of The Kings by UTMB 2026, yang merupakan Event lari lintas alam berskala internasional, akan digelar kembali pada 12-14 Juni 2026 di kawasan Danau Toba, Kabupaten Samosir yang akan diikuti pelari dari 34 negara.

Asisten II Pemkab Samosir, Hotraja Sitanggang, menyampaikan jumlah peserta yang telah mendaftar menembus seribu orang dan berasal dari berbagai negara di Asia, Eropa hingga Amerika.

“Event ini bukan hanya penting bagi Samosir, tetapi juga menjadi bagian dari World Series UTMB.

Para pelari dunia datang ke Danau Toba untuk mengumpulkan poin dan running stone agar bisa tampil di final UTMB di Prancis,” ujarnya.

Data panitia menunjukkan total pendaftar mencapai 1.000 pelari dari 34 negara. Peserta asing tercatat sekitar 235 orang, sementara peserta domestik sebanyak 765 orang.

Negara peserta antara lain Malaysia, Singapura, Jepang, Prancis, Inggris, Amerika Serikat, Australia, Nepal hingga Afrika Selatan.

Pihak EO, Ebet, menjelaskan salah satu perubahan utama tahun ini adalah rute kategori ultra yang akan dimulai dari kawasan Waterfront City Pangururan, berbeda dari tahun sebelumnya yang start dari kawasan TukTuk.

Pelari kategori 100 kilometer akan bergerak menuju kawasan hutan di sekitar Danau Sidihoni yang dikenal sebagai “garis tengah Pulau Samosir”, kemudian melintasi Tano Ponggol hingga masuk ke kawasan Kecamatan Sianjur Mulamula.

“Peserta akan melewati titik-titik ikonik seperti Pusuk Buhit, Desa Singkam, Desa Sianjur Mulamula hingga Bonan Dolok. Ada juga segmen yang sangat menantang, termasuk tanjakan menuju Pusuk Buhit dan kawasan Air Terjun Naisogop,” jelas Ebet.

Menurut panitia, rute tahun ini dipusatkan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pangururan, Kecamatan Ronggur Nihuta dan Kecamatan Sianjur Mulamula.

Kategori Pelari 100 kilometer diwajibkan pernah menyelesaikan lomba minimal 50 kilometer sebelumnya. Ketentuan serupa juga berlaku pada kategori lainnya.

“Jadi peserta yang datang memang pelari yang sudah punya pengalaman dan kualifikasi,” tambahnya.

Berdasarkan jadwal panitia, kategori 100 kilometer akan start pukul 03.00 WIB, kategori 60 kilometer pukul 06.00 WIB dan kategori 28 kilometer pukul 07.00 WIB.

Konferensi pers sempat berlangsung dinamis ketika sejumlah wartawan dan pengelola media lokal mempertanyakan minimnya keterlibatan media lokal dalam promosi dan publikasi event tersebut.

Mereka meminta agar media lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi dilibatkan secara aktif dalam penyebaran informasi dan promosi wisata Samosir.

Menanggapi kritik tersebut, pihak EO menyampaikan permohonan maaf dan mengakui koordinasi dengan media lokal perlu diperbaiki.

“Kami tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan media lokal. Justru peliputan dari media sangat penting untuk event seperti ini,” kata Rudi, penasihat perlombaan Trail of The Kings.

Terkait anggaran pelaksanaan event, Rudi menyebut pembiayaan berasal dari dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, registrasi peserta dan sponsor.

Untuk total anggaran keseluruhan event ini sekitar Rp4,5 miliar,” ungkapnya. J/ Ndk

Berita Terkait

Pembangunan Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga Dimulai, Wamenkes RI dan Bupati Samosir Letakkan Batu Pertama
Anggaran 27,85 M digelontorkan, Sinergitas Pemkab Samosir dan Pemprov Sumut Berlanjut, Peningkatan Ruas Jalan Gonting–Janji Sepanjang 5 Km Dimulai
Pisah Sambut Dandim 0210/Tapanuli Utara, Bupati Samosir Harapkan Sinergi Forkopimda Semakin Solid
DITRESKRIMSUS POLDA GORONTALO POLICE LINE LUBANG TAMBANG DAN TROMOL PENGOLAHAN EMAS DI GORONTALO UTARA
Kades Huta Dame Disorot, Kendaraan Dinas Diduga Melaju Tanpa Plat Nomor; Warga Minta Penegakan Aturan
Kabupaten Samosir Dapat Alokasi TKD Rp38 Miliar, Bupati Tegaskan Komitmen Pengelolaan Tepat Sasaran
Tim UK FCDO, Bapperida Sumut dan Pemkab Samosir Tinjau Implementasi Pompa Air Tenaga Surya di Kabupaten Samosir
.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:21

Penggerebekan di Sukarami, Satresnarkoba Polrestabes Palembang Amankan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:01

Kapos PBK Alang-alang Lebar Menyangkal Adanya Kerjasama Dengan Pihak Ketiga Simulasi Pemadam Kebakaran

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:33

Audiensi Kapolsek Sako Bersama Organisasi Masyarakat di Kota Palembang

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:54

Perkuat Kesejahteraan Prajurit, Pangdam II/Swj Sambut Audiensi Tim Sosialisasi Bank Himbara

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:49

Dukung Stabilitas Nasional, Kapolda Sumsel Hadiri Peluncuran Buku Sejarah NU Sumatera Selatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:04

Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan, Korem 044/Gapo Gelar Upacara Hari Anak Nasional 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:00

Kapolda Sumsel Serahkan Penghargaan Ketahanan Pangan, Perkuat Dukungan Program Nasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:16

Audiensi Panit Intelkam Polda Sumsel Ke Sekretariat DPC HBB Kota Palembang  

Berita Terbaru

Ogan Komering Ilir

Polres OKI Gagalkan Peredaran Sabu di Desa Kampung Baru Mesuji Makmur

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:15