Tragedi Pagi di SDN 01 Kalibaru: Mobil MBG Tabrak Barisan Siswa dan Guru, Diduga Hilang Kendali

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kompaslink.com|Jakarta Utara, 11 Desember 2025 – Suasana pagi yang cerah di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, berubah menjadi kepanikan dan kesedihan. Sebuah mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan hilang kendali dan menabrak barisan siswa serta guru yang tengah bersiap untuk kegiatan pagi di halaman sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian nahas ini, yang dilansir beredarnya video viral di media sosial TikTok melalui akun Metropolitan.id, terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Menurut saksi mata, mobil tersebut tiba-tiba melaju tak terkendali dan menghantam kerumunan siswa dan guru yang sedang berbaris.

 

“Saya lihat mobil itu seperti kehilangan arah, langsung menabrak anak-anak yang sedang baris. Suasananya sangat kacau, banyak yang berteriak dan menangis,” ujar seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya, seperti dikutip dari video amatir yang beredar.

 

Akibat insiden ini, sejumlah siswa dilaporkan mengalami luka-luka dan terpental akibat benturan keras. Tim medis segera tiba di lokasi kejadian dan langsung mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, sopir mobil MBG telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kecelakaan ini. Namun, dugaan sementara mengarah pada kelalaian pengemudi atau adanya masalah teknis pada kendaraan.

 

Kejadian ini tentu saja menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat, khususnya para orang tua siswa SDN 01 Kalibaru. Mereka berharap agar pihak berwenang dapat segera mengungkap penyebab kecelakaan ini dan mengambil langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

 

“Kami sangat sedih dan prihatin dengan kejadian ini. Semoga para korban segera pulih dan pihak sekolah serta pemerintah dapat memberikan perhatian khusus kepada mereka,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat.

 

Pihak sekolah sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun, informasi yang beredar menyebutkan bahwa pihak sekolah akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban dan keluarga mereka.

(Red)

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27

Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12

Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08

Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:46

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28

Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15

Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:23

Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:16

17 Rumah Terbakar di 8 Ulu Palembang, Harimau Sumatera Bersatu Turun Salurkan Bantuan

Berita Terbaru