Palembang – KOMPASLINK.COM
Kota Palembang mencatat sejarah sebagai daerah pertama di Indonesia yang memiliki kantor cabang wilayah Koperasi Produsen Petani dan Penambang Rakyat Seluruh Indonesia (INKOTANI-PERINDO). Peresmian kantor yang berlokasi di Provinsi Sumatra Selatan ini dilakukan pada Sabtu (15/02/2025) oleh Ketua Umum sekaligus pendiri INKOTANI-PERINDO, Prof. Andi Syamsul Rizal, SpinG., MHD., APU.
Dalam sambutannya, Prof. Andi Syamsul Rizal mengungkapkan kebanggaannya atas berdirinya kantor cabang pertama di Palembang, yang menjadi perintis bagi provinsi lainnya di Indonesia.
“Alhamdulillah, hari ini kantor koperasi INKOTANI-PERINDO OMI-ICC di Provinsi Sumatra Selatan telah resmi beroperasi. Ini adalah kantor cabang pertama yang menjadi contoh bagi seluruh Indonesia. INKOTANI-PERINDO sendiri merupakan binaan dari Lembaga Ombudsman Muda Indonesia – Indonesia Crisis Center (OMI-ICC),” ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prof. Andi Syamsul Rizal juga menjelaskan bahwa saat ini INKOTANI-PERINDO telah berkembang ke 28 provinsi di Indonesia. Namun, beberapa daerah seperti Papua masih belum dapat dijangkau karena faktor keamanan.
“Target kami tahun ini adalah memperluas jangkauan ke 36 provinsi di Indonesia. Setelah Palembang, kami akan segera meresmikan kantor cabang kedua di Kalimantan Tengah,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah yang telah membuka peluang kemitraan dengan INKOTANI-PERINDO.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Cabang INKOTANI-PERINDO Sumatra Selatan, Thopi Aryansyah, mengungkapkan bahwa kantor cabang ini tidak hanya menjadi wadah bagi petani dan penambang rakyat, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Saat ini kami memiliki 36 anggota, dan bagi masyarakat yang ingin bergabung, kami persilakan datang langsung ke kantor kami. Kami siap memberikan informasi terkait persyaratan dan manfaat bergabung dengan koperasi ini,” jelasnya.
Dengan berdirinya kantor cabang ini, diharapkan INKOTANI-PERINDO dapat menjadi solusi bagi petani dan penambang rakyat dalam meningkatkan taraf hidup mereka melalui sistem koperasi yang transparan dan berkelanjutan.











