Palembang – KOMPASLINK.COM
Sebuah momen mengharukan terjadi di Polsek Ilir Timur II Palembang. Senin (6/1/2025) sore. Seorang tahanan bernama Dedi Candra bin Erwin, yang sebelumnya beragama Buddha, memutuskan untuk memeluk agama Islam. Proses pengucapan syahadatnya disaksikan langsung oleh Kapolsek Ilir Timur II, Kompol Desy Ariyanti, SH, MH, dan dibimbing oleh tokoh agama Palembang, Ustadz Amma.
Kompol Desy Ariyanti, yang juga dikenal sebagai mantan Kasat Lantas Polres Muara Enim, menjelaskan bahwa proses masuk Islam tersebut berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. “Proses pengucapan dua kalimat syahadat berjalan aman dan kondusif. Tidak ada paksaan dari pihak mana pun, ini sepenuhnya keinginan saudara Dedi sendiri,” ungkapnya kepada wartawan pada Selasa (7/1/2025).
Setelah resmi memeluk Islam, nama Dedi Candra pun berubah menjadi Muhammad Dedi Candra bin Erwin Susanto. Dalam proses tersebut, Ustadz Amma memberikan bimbingan dan nasehat terkait kewajiban seorang muslim dalam menjalankan ajaran agama Islam agar menjadi hamba Allah yang bertakwa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketika dimintai keterangan, Muhammad Dedi Candra mengungkapkan bahwa keputusannya untuk memeluk Islam muncul dari pengalaman pribadinya selama berada dalam tahanan. Ia merasa tersentuh dan terinspirasi melihat rekan-rekan sesama tahanan yang beragama Islam begitu taat menjalankan ibadah, terutama ketika mereka salat berjamaah.
“Saya sering melihat rekan-rekan tahanan di sini langsung mengambil wudu begitu mendengar azan, lalu mereka salat berjamaah dengan penuh kekhusyukan. Setelahnya, mereka berdoa bersama dan saling bersalaman dengan penuh keakraban. Itu membuat hati saya tersentuh dan akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang muslim,” ujar Muhammad Dedi dengan nada haru.
Kapolsek Kompol Desy Ariyanti turut menyampaikan harapan agar keputusan Muhammad Dedi ini menjadi awal yang baik dalam hidupnya. “Semoga ia bisa menjalani ajaran Islam dengan istiqamah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ustadz Amma memberikan pesan agar Muhammad Dedi terus belajar memperdalam ajaran agama Islam dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Proses perpindahan agama ini mencerminkan keindahan Islam yang tidak hanya mampu menyentuh hati seseorang, tetapi juga memberikan kedamaian dan kekuatan, bahkan di tengah situasi yang sulit. Kejadian ini pun menjadi bukti bahwa kebaikan dan keakraban antarumat beragama dapat membawa perubahan besar dalam hidup seseorang. (Rill/riela)











