Palembang, KOMPASLINK.COM – BAZNAS Kota Palembang kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang bergengsi Fundraising Development Program yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (27/12/24), BAZNAS Kota Palembang dinobatkan sebagai salah satu dari lima besar Kantor Digital BAZNAS teraktif di Indonesia.
Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Pimpinan BAZNAS Bidang Transformasi Digital, Prof. Nadratuzzaman Hosen, Ph.D. Ia memuji upaya luar biasa BAZNAS Kota Palembang dalam mengoptimalkan digitalisasi layanan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL).
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dengan lebih dari 75 persen pengguna internet di Indonesia yang telah mengakses layanan keuangan digital, termasuk ZIS-DSKL, kantor digital menjadi pilar utama untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan layanan zakat,” ujar Prof. Nadratuzzaman dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras dan kolaborasi solid antara pimpinan dan amil BAZNAS Kota Palembang. Ketua BAZNAS Kota Palembang, Kiagus M. Ridwan Nawawi, S.Pd.I., M.M., menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, kami berhasil masuk lima besar Kantor Digital BAZNAS teraktif. Penghargaan ini adalah hasil kerja keras tim yang tidak kenal lelah dalam memanfaatkan teknologi untuk pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berinovasi,” kata Kiagus.
Penghargaan ini melanjutkan sukses BAZNAS Kota Palembang pada tahun 2023, di mana mereka meraih penghargaan Konten Kantor Digital Terbaik dari BAZNAS RI. Upaya mereka dalam menghadirkan layanan digital telah meningkatkan transparansi, mempermudah masyarakat dalam berzakat, serta mendorong pertumbuhan donasi daring secara signifikan.
Transformasi digital yang diimplementasikan juga menjadikan BAZNAS Kota Palembang sebagai percontohan bagi kantor BAZNAS lainnya di seluruh Indonesia.
Menyongsong tahun 2025, BAZNAS telah meluncurkan program pelatihan fundraiser yang akan berlangsung hingga Februari mendatang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tim dalam mengelola layanan digital ZIS-DSKL, sejalan dengan target pengembangan 400 kantor digital BAZNAS di seluruh Indonesia.
“Digitalisasi tidak hanya mempermudah, tetapi juga memperluas jangkauan kami untuk memberikan manfaat kepada masyarakat lebih luas. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjadi inspirasi bagi kantor BAZNAS lainnya,” tambah Kiagus.
Sebagai pelopor dalam transformasi digital di bidang pengelolaan zakat, BAZNAS Kota Palembang tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan.
Ke depan, BAZNAS Kota Palembang berjanji untuk terus berinovasi dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara teknologi dan visi mulia dapat menciptakan perubahan yang besar bagi Indonesia.
Dengan pencapaian ini, BAZNAS Kota Palembang semakin mengukuhkan diri sebagai teladan bagi kantor BAZNAS di seluruh negeri, membuktikan bahwa transformasi digital adalah kunci keberhasilan dalam memberikan layanan sosial keagamaan yang modern dan efektif. (Rill/Ra)











