LAHAT – Kompaslink.com –
Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Mr. Abdulfattah A.K. Al-Sattari, melakukan kunjungan resmi ke Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, yang diisi beragam agenda, mulai dari silaturahmi bersama para santri hingga mengenal kekayaan sejarah dan budaya daerah melalui kunjungan situs megalitik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedatangan Dubes Palestina didampingi langsung oleh Bupati Lahat, Bursah Zarnubi. Salah satu kegiatan utama berlangsung pada 9 September 2026, ketika rombongan bersilaturahmi dengan santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Modern Darussalam di Desa Keban, Kabupaten Lahat. Sebelumnya, rombongan juga mengikuti kegiatan salat istisqa yang dilaksanakan di halaman Pemerintah Kabupaten Lahat.

Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darussalam Lahat, H. Muhammad Rommy Oktarius, Lc., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lahat, khususnya Bupati Bursah Zarnubi, yang telah memfasilitasi kedatangan Duta Besar Palestina. Menurutnya, kehadiran beliau menjadi kesempatan berharga bagi para santri untuk berinteraksi langsung serta memahami situasi dan perjuangan rakyat Palestina.
Bupati Lahat Bursah Zarnubi menyambut baik kedatangan tamu kehormatan tersebut. Ia menjelaskan kunjungan ini merupakan bentuk balas kunjungan, mengingat masyarakat Lahat sebelumnya telah menunjukkan dukungan nyata, termasuk menggelar aksi solidaritas dan menyalurkan bantuan ratusan juta rupiah untuk Palestina.
“Ini sebenarnya kunjungan balasan, karena sebelumnya kita melakukan demonstrasi di Lahat untuk anak-anak Palestina. Kita juga telah memberikan sumbangan hingga ratusan juta rupiah,” ujar Bursah.
Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang luar biasa hangat. Ia merasa seolah berada di rumah sendiri dan memuji ketulusan serta kepedulian masyarakat Indonesia terhadap perjuangan Palestina. Abdulfattah juga memaparkan kondisi rakyatnya yang masih berjuang di tengah konflik berkepanjangan, namun tetap teguh memegang harapan akan kemerdekaan.
Selain kegiatan keagamaan dan sosial, kunjungan ini juga menjadi sarana promosi pariwisata dan budaya. Bupati Bursah mengajak Dubes Palestina mengunjungi sejumlah situs megalitik, yakni Situs Megalit I di Kecamatan Pulau Pinang serta Situs Megalit II dan III di Kecamatan Gumay Ulu. Kabupaten Lahat dikenal dengan julukan “Negeri Seribu Megalit dan Seribu Air Terjun”, yang menyimpan kekayaan warisan prasejarah sekaligus potensi wisata alam yang luar biasa.
Bupati berharap kunjungan ini dapat memperkenalkan pesona Lahat ke kancah internasional dan mendorong kedatangan lebih banyak wisatawan mancanegara.
“Kita berharap kunjungan ini dapat menjadi bagian dari promosi Kabupaten Lahat sehingga ke depan semakin banyak wisatawan mancanegara yang datang dan melihat langsung kekayaan sejarah, budaya, serta keindahan alam yang kita miliki,” tandas Bursah.
Ri/sumsel













