Tim UK FCDO, Bapperida Sumut dan Pemkab Samosir Tinjau Implementasi Pompa Air Tenaga Surya di Kabupaten Samosir

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 18:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Samosir(Sumut)Kompaslink.com

Pemerintah Kabupaten Samosir menerima kunjungan lapangan tim United Kingdom Foreign, Commonwealth & Development Office (UK FCDO) dalam rangka monitoring pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) Program Low Carbon Development Initiative Phase 2 (LCDI-2), hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Kementerian PPN/Bappenas dan Pemerintah Inggris melalui UK FCDO. Kunjungan berlangsung di Desa Sibonor Ompuratus, Kecamatan Nainggolan, Rabu (15/07/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan bertujuan meninjau secara langsung implementasi pembangunan PATS di Desa Sibonor Ompuratus. Selain melihat kondisi lapangan, tim UK FCDO juga berdialog dengan Pemerintah Kabupaten Samosir, para pemangku kepentingan, serta masyarakat setempat untuk memperoleh masukan terkait pelaksanaan program sekaligus memastikan dukungan teknis maupun kelembagaan berjalan sesuai rencana.

Program LCDI-2 merupakan bagian dari upaya mendorong pembangunan rendah karbon yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan sektor pertanian melalui pemanfaatan energi terbarukan. Kehadiran PATS di Desa Sibonor Ompuratus diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air irigasi, mendukung produktivitas pertanian, serta menjadi contoh penerapan teknologi ramah lingkungan di kawasan Danau Toba.

Kepala Desa Sibonor Ompuratus, Binsar Marbun, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian PPN/Bappenas, Pemerintah Inggris melalui UK FCDO, serta Pemerintah Kabupaten Samosir atas terwujudnya pembangunan PATS di desanya.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan ini. Berkat dukungan Kementerian Bappenas, Kedutaan Besar Inggris, dan Pemkab Samosir, pembangunan PATS dapat terlaksana dengan baik. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat diharapkan dapat menanam padi minimal dua kali dalam setahun meskipun pada musim kemarau,” ujar Binsar.

Ia juga menjelaskan bahwa pada tanggal 21 Juli 2026, masyarakat akan membentuk kelembagaan pengelola PATS yang melibatkan petani. Melalui kelembagaan tersebut akan diterapkan iuran swadaya guna mendukung operasional, pemeliharaan, dan keberlanjutan pemanfaatan PATS.

Sementara itu, Head of Climate Policy and Finance UK FCDO, Judith A’Bear, mengaku senang melihat langsung hasil pembangunan yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami datang untuk melihat dampak Program LCDI-2 terhadap upaya menghadapi perubahan iklim sekaligus mendukung stabilitas ekonomi di tingkat nasional maupun daerah. Kami melakukan kajian tahunan untuk mengetahui apa yang telah berjalan dengan baik dan apa yang masih dapat ditingkatkan. Kami sangat senang melihat manfaat pompa air tenaga surya ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Judith.

Perwakilan Kelompok Tani Sibonor Ompuratus, Sahat Martogi Sinaga, mengungkapkan bahwa keberadaan PATS telah membawa perubahan besar bagi para petani.

“Sebelumnya kami selalu mengalami kesulitan air, terutama saat musim kemarau pada bulan Juni hingga Agustus. Sekarang kebutuhan air untuk pertanian maupun kebutuhan sehari-hari sudah terpenuhi. Kami optimistis dapat menanam padi dua kali dalam setahun dan siap bersama-sama merawat PATS agar tetap berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Samosir, Rajoki Simarmata, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan program tersebut.

Menurut Rajoki, Pemerintah Kabupaten Samosir telah mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan PATS selama satu tahun, termasuk menyiapkan honor operator sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.

“Samosir merupakan salah satu lokus pembangunan nasional yang diarahkan pada pembangunan rendah karbon. Program ini menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Ke depan, pemerintah daerah akan terus memperluas akses layanan air, memperbaiki saluran irigasi, serta melakukan pendampingan teknis bersama perangkat daerah terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pertanian agar pengelolaan PATS berjalan secara berkelanjutan,” jelas Rajoki.

Usai melakukan peninjauan pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Ompuratus, Kecamatan Nainggolan, Tim United Kingdom Foreign, Commonwealth & Development Office (UK FCDO), OPML, dan Bapperida Provinsi Sumatera Utara melanjutkan kegiatan dengan audiensi bersama Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, di Rumah Dinas Wakil Bupati Samosir

Dalam audiensi tersebut, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk di dampingi Kadis Lingkungan Hidup Edison Pasaribu dan Camat Pangururan Robintang Naibaho menyambut baik kunjungan tim sekaligus menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Samosir melalui pembangunan Pompa Air Tenaga Surya (PATS).

“Mewakili Pemerintah Kabupaten Samosir dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Pompa air tenaga surya ini sangat dibutuhkan karena mayoritas masyarakat Samosir bergantung pada sektor pertanian,” ujar Ariston.

Menurutnya, keberadaan PATS telah memberikan dampak nyata bagi petani. Lahan pertanian yang sebelumnya hanya mengandalkan air hujan kini memiliki ketersediaan air yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.

Ariston berharap dukungan dari para mitra pembangunan dapat terus berlanjut, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian yang akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Perwakilan Low Carbon Development Initiative (LCDI) Phase 2 OPML, Arnold Sitompul, mengapresiasi sinergi antara masyarakat Desa Sibonor Ompuratus, Pemerintah Kabupaten Samosir, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kedutaan Besar Inggris.

“Saya sangat senang melihat kerja sama yang terjalin dengan baik. ” Semoga Pemerintah Kabupaten Samosir bersama masyarakat dapat terus mendukung keberlanjutan program dengan menjaga dan merawat fasilitas pompa air yang telah dibangun.

“Kami berterima kasih atas partisipasi Pemerintah Kabupaten Samosir yang telah memberikan kontribusi besar, mulai dari penyediaan lahan, dukungan operasional hingga berbagai bentuk fasilitasi lainnya. Ke depan, pekerjaan kita adalah memastikan kawasan hutan di Kabupaten Samosir dapat dikembalikan fungsinya agar keberlanjutan sumber air tetap terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Arnold.

Hal senada disampaikan Fungsional Perencana Bapperida Provinsi Sumatera Utara, Andre. Ia mengungkapkan bahwa apabila tidak ada kendala, program pembangunan Pompa Air Tenaga Surya akan dilanjutkan di Desa Pakpahan.

Andre menekankan pentingnya membangun kelembagaan yang kuat agar pengelolaan PATS berjalan berkelanjutan dan tidak mangkrak.

“Kami berharap pembangunan berikutnya dapat berjalan lancar seperti di Desa Sibonor Ompuratus. Perlu dibentuk kelembagaan yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat agar fasilitas ini dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan,” katanya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Inggris UK FCDO, Pemerintah Kabupaten Samosir, serta partisipasi aktif masyarakat, implementasi Pompa Air Tenaga Surya di Desa Sibonor Ompuratus diharapkan menjadi model pembangunan rendah karbon yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Samosir.

Turut Hadir Tim UK FCDO Ida Suriany – Senior Policy & Program Manager,

Tim Oxford Policy Management – Agus Marwan (Senior Provincial Coordinator OPML).J/Ndk

Berita Terkait

Pembangunan Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga Dimulai, Wamenkes RI dan Bupati Samosir Letakkan Batu Pertama
Anggaran 27,85 M digelontorkan, Sinergitas Pemkab Samosir dan Pemprov Sumut Berlanjut, Peningkatan Ruas Jalan Gonting–Janji Sepanjang 5 Km Dimulai
Pisah Sambut Dandim 0210/Tapanuli Utara, Bupati Samosir Harapkan Sinergi Forkopimda Semakin Solid
DITRESKRIMSUS POLDA GORONTALO POLICE LINE LUBANG TAMBANG DAN TROMOL PENGOLAHAN EMAS DI GORONTALO UTARA
Kades Huta Dame Disorot, Kendaraan Dinas Diduga Melaju Tanpa Plat Nomor; Warga Minta Penegakan Aturan
Kabupaten Samosir Dapat Alokasi TKD Rp38 Miliar, Bupati Tegaskan Komitmen Pengelolaan Tepat Sasaran
.
DPRD Toba Setujui 2 Ranperda yang Diajukan Eksekutif Menjadi Perda

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:21

Penggerebekan di Sukarami, Satresnarkoba Polrestabes Palembang Amankan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:01

Kapos PBK Alang-alang Lebar Menyangkal Adanya Kerjasama Dengan Pihak Ketiga Simulasi Pemadam Kebakaran

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:33

Audiensi Kapolsek Sako Bersama Organisasi Masyarakat di Kota Palembang

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:54

Perkuat Kesejahteraan Prajurit, Pangdam II/Swj Sambut Audiensi Tim Sosialisasi Bank Himbara

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:49

Dukung Stabilitas Nasional, Kapolda Sumsel Hadiri Peluncuran Buku Sejarah NU Sumatera Selatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:04

Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan, Korem 044/Gapo Gelar Upacara Hari Anak Nasional 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:00

Kapolda Sumsel Serahkan Penghargaan Ketahanan Pangan, Perkuat Dukungan Program Nasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:16

Audiensi Panit Intelkam Polda Sumsel Ke Sekretariat DPC HBB Kota Palembang  

Berita Terbaru

Ogan Komering Ilir

Polres OKI Gagalkan Peredaran Sabu di Desa Kampung Baru Mesuji Makmur

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:15