Kapolri Pimpin Apel 5.000 Ojol dan Buruh di Palembang

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 06:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG,-kompaslink.com|

Sebanyak 5.000 pengemudi ojek online dan pekerja dari berbagai organisasi buruh mengikuti Apel Ojol dan Buruh Kamtibmas yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Minggu pagi (8/3/2026).

Apel yang mengusung tema “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan komunitas pekerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. bersama Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana serta seluruh Pejabat Utama Polda Sumsel mendampingi Kapolri selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Turut hadir Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, serta Wali Kota Palembang Ratu Dewa, yang memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyematan rompi kepada perwakilan ojol dan buruh, dilanjutkan dengan deklarasi bersama “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae.”

Deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara Polri, komunitas ojol, dan serikat buruh dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan.

Melalui deklarasi ini, komunitas pekerja diharapkan dapat berperan sebagai mitra aktif Polri dalam sistem community policing, dengan ikut menjaga keamanan lingkungan dan melaporkan potensi gangguan kamtibmas.

Dalam amanatnya, Kapolri menyoroti situasi global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi nasional.

Konflik di berbagai kawasan dunia, termasuk Timur Tengah, menurut Kapolri dapat berdampak pada harga energi dan kondisi ekonomi masyarakat.

Karena itu, Kapolri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan stabilitas sosial.

Kapolri juga mendorong komunitas ojol untuk memanfaatkan layanan darurat 110 dalam melaporkan gangguan keamanan secara cepat.

Selain itu, Polri juga tengah mengembangkan fitur panic button khusus bagi pengemudi ojol untuk meningkatkan perlindungan terhadap pekerja transportasi berbasis aplikasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyampaikan sejumlah dukungan Polri kepada komunitas buruh dan ojol.

Dukungan tersebut meliputi : layanan kesehatan di RS Bhayangkara, pembentukan Desk Ketenagakerjaan di tingkat Polda dan Polres, penguatan perlindungan pekerja, termasuk jaminan kecelakaan kerja

Langkah tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam memperluas pelayanan kepada masyarakat.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kapolri memastikan kesiapan Operasi Ketupat di seluruh wilayah Indonesia.

Polri akan menyiapkan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu di jalur-jalur mudik guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.

Kapolri juga mendorong perusahaan aplikator ojek online untuk menyediakan program mudik gratis bagi para pengemudi sebagai bentuk dukungan sosial kepada pekerja transportasi.

Peserta apel berasal dari berbagai platform transportasi online, antara lain : Maxim, Grab, Gocar, Shopee dan Gojek

Selain itu, kegiatan ini juga diikuti sejumlah organisasi buruh seperti : KSPSI Sumsel 1973, KASBI Sumsel, KSPSI Sumsel AGN, SPPLNI-KPBI dan NIKUEBA-KSBSI

Usai kegiatan, seluruh peserta menerima bantuan bahan pokok berupa beras, gula, minyak goreng, dan mie instan sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan pekerja.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan daerah.

“Kami mengajak seluruh komunitas ojol dan buruh untuk bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas di Bumi Sriwijaya. Sinergi ini adalah komitmen nyata demi Sumatera Selatan yang aman dan kondusif,” ujar Kapolri.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Polda Sumsel dalam membangun keamanan berbasis partisipasi masyarakat.

“Polda Sumsel menjadikan komunitas ojol dan buruh sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan daerah. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Pewarta:Rudi Hartono.m

Berita Terkait

Fakta Integritas Seleksi Pendidikan Polri, Polda Sumsel Ingatkan Peserta Jujur
Perkuat Konsolidasi, HSB Serahkan SK 18 PAC se-Palembang, Tekankan Satu Komando
Kapolda Sumsel Gaungkan Polisi Bersama Masyarakat, Edukasi Pelajar SMKN 6 Palembang Cegah Bullying dan Narkoba
Cegah Konflik Meluas, Wadir Binmas Polda Sumsel Ajak Warga Manfaatkan FKPM
Danrem 044/Gapo Hadir, Ciptakan Penguatan Hubungan Sosial dan Budaya melalui World Anxi Conference
Wakapolda Sumsel Gelar Minggu Kasih di GPdI Alfa Omega, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama
Respons Cepat Laporan Pencurian di Kalidoni, Polda Sumsel Amankan Enam Tersangka
Wakapolda Sumsel Pimpin Apel Operasi Patuh Musi 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:48

Fakta Integritas Seleksi Pendidikan Polri, Polda Sumsel Ingatkan Peserta Jujur

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:53

Perkuat Konsolidasi, HSB Serahkan SK 18 PAC se-Palembang, Tekankan Satu Komando

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:01

Kapolda Sumsel Gaungkan Polisi Bersama Masyarakat, Edukasi Pelajar SMKN 6 Palembang Cegah Bullying dan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:25

Danrem 044/Gapo Hadir, Ciptakan Penguatan Hubungan Sosial dan Budaya melalui World Anxi Conference

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:21

Wakapolda Sumsel Gelar Minggu Kasih di GPdI Alfa Omega, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:17

Respons Cepat Laporan Pencurian di Kalidoni, Polda Sumsel Amankan Enam Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:02

Wakapolda Sumsel Pimpin Apel Operasi Patuh Musi 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:57

Wakapolda Sumsel Tegaskan Operasi Patuh Musi 2026 Utamakan Keselamatan, Bukan Target Tilang

Berita Terbaru