Perkuat Deradikalisasi, Tim Idensos Satgaswil Sumsel Densus 88 Sambangi Rutan Kelas I Palembang

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Palembang,-kompaslink.com|

Kegiatan penyuluhan/ceramah agama dengan tema “Islam sebagai Rahmat” telah dilaksanakan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Palembang dengan melibatkan pegawai serta warga binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deradikalisasi dan penanggulangan paham radikalisme serta terorisme melalui pendekatan keagamaan yang moderat, humanis, dan menyejukkan. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang ajaran Islam yang menekankan nilai-nilai kasih sayang, toleransi, keadilan, dan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam ceramah yang disampaikan, tim menegaskan bahwa Islam hadir sebagai rahmatan lil ‘alamin, yaitu agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam semesta, bukan hanya bagi umat Islam semata. Disampaikan pula bahwa segala bentuk kekerasan, ekstremisme, dan tindakan terorisme tidak sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan persaudaraan. Melalui pemahaman agama yang benar dan moderat, diharapkan para pegawai dan warga binaan mampu membentengi diri dari pengaruh ideologi radikal serta tidak mudah terprovokasi oleh ajaran yang menyimpang.

 

Islam merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai universal, dinamis, humanis, kontekstual, dan abadi sepanjang masa. Dan agama Islam merupakan agama yang sudah Allah sempurnakan untuk menjadi pedoman hidup manusia yang sudah Allah sampaikan dalam Al-Qur’an dan Allah tegaskan bahwa Nabi Muhammad sebagai rasul terakhir dan penutup para nabi sebelumnya melalui Malaikat Jibril.

 

Bahwa di Indonesia banyak keanekaragaman baik secara suku, budaya, agama maupun paham keagamaan, hal ini bukan menjadi alat atau bahan untuk memperuncing perbedaan. Tetapi dijadikan sebuah alat untuk saling menhormati, menghargai dan memperkaya potensi bangsa di mata bangsa lain. Dan keanekaragaman adalah merupakan bagian dari fitrah manusia

 

Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme, ditandai dengan keaktifan peserta dalam menyimak materi serta berdiskusi. Melalui penyuluhan ini, diharapkan dapat terbangun kesadaran kolektif untuk menumbuhkan sikap saling menghormati, cinta damai, dan komitmen menjaga persatuan bangsa. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan toleransi.

 

(Rudi Hartono.m)

Berita Terkait

Personel Bidhumas Polda Sumsel Bagikan Sarapan, Ajak Warga Berdoa untuk Penanganan Karhutla
Kapolda Sumsel Terima Audiensi INKANAS, Perkuat Pembinaan Atlet Karate
Satgas Horas Bangso Batak Sumsel Bagikan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap Palembang
Wakapolda Sumsel Terima Tim Asistensi Baharkam Polri, Perkuat Fungsi Sabhara, Binmas dan Polairud
Samakan Visi dan Perkuat Kapabilitas, Polda Sumsel Gelar Rakernis Reserse
Korem 044/Gapo Gelar Upacara Haornas 2026, Olahraga Jadi Bagian dari Pembentukan Prajurit Profesional
Selaraskan Kebijakan Kapolri, Polda Sumsel Satukan Langkah Seluruh Fungsi Reskrim se-Sumsel
HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sumsel Buka Ruang Seluas-luasnya untuk Polwan Berprestasi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 06:02

Kantah Purbalingga Laksanakan Verifikasi dan Validasi Personil dan Peralatan Pekerjaan BT-EL dan SU-EL

Kamis, 10 September 2026 - 05:59

SELAMAT HARI OLAHRAGA NASIONAL (HAORNAS) 2026!

Kamis, 10 September 2026 - 05:58

Apel Pagi, Kepala Kantor Pertanahan Purbalingga Tekankan Komitmen Penyelesaian Layanan Tepat Waktu

Kamis, 10 September 2026 - 05:56

Quotes of the day Penyemangat untuk seluruh pegawai Kantor Pertanahan

Senin, 7 September 2026 - 07:29

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Senin, 7 September 2026 - 07:28

Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

Senin, 7 September 2026 - 07:27

Masuki Babak Baru, Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN

Senin, 7 September 2026 - 07:25

Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja

Berita Terbaru