Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Lewat Sentuh Tanahku: Tidak Perlu Makan Waktu Lama

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 09:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Karawang – Inovasi layanan yang diberikan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sebagai pemohon di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, Ana Dahliana (57) mengatakan bahwa dengan aplikasi Sentuh Tanahku ia dapat mengakses berbagai layanan pertanahan secara lebih mudah dan transparan.

“Sudah tahu kapan jam-jamnya datang, jadi tidak perlu makan waktu lama untuk antre. Terus nanti kan di Sentuh Tanahku, kita bisa lihat berkas kita sudah sampai mana. Kita tinggal lihat di Sentuh Tanahku, terus cek nomor pendaftarannya, cek nomor berkas ya. Lihat kode captcha, udah kelihatan,” kata Ana Dahliana, saat sedang mengurus berkas pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang.

Saat Ana Dahliana mengurus peralihan sertipikat tanahnya dari analog menjadi Sertipikat Elektronik, ia menggunakan Sentuh Tanahku untuk mendapatkan antrean secara online. Lewat fitur Antrian Online, ia langsung mengetahui kapan harus datang ke Kantor Pertanahan. “Menurut saya mudah aplikasi ini, alhamdulillah. Lebih mudah dibandingkan manual,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Transformasi digital melalui Sentuh Tanahku diharapkan dapat semakin mendekatkan layanan pertanahan kepada masyarakat. Ana Dahliana mengajak masyarakat, khususnya yang berusia lanjut, untuk tidak ragu memanfaatkan layanan digital yang disediakan pemerintah. “Sekarang zamannya sudah beda, sudah digitalisasi. Jadi orang tua juga jangan terlalu gaptek-gapteklah, walaupun sudah tua,” tutur Ana Dahliana.

Tidak hanya kemudahan akses, ia juga merasa pelayanan pertanahan saat ini jauh lebih baik. Ia melihat langsung adanya peningkatan, terutama pada tampilan peta dalam Sentuh Tanahku serta proses layanan yang semakin cepat. “Penataan peta menurut saya lebih terperinci. Terus prosesnya juga lebih cepat. Rasanya saya kemarin baru input, sekarang sudah masukin berkas dan pendaftaran ya, kurang lebih satu bulan,” pungkas Ana Dahliana.

Selain fitur Antrian Online, pada aplikasi Sentuh Tanahku terdapat fitur lain yang dapat masyarakat manfaatkan. Beberapa di antaranya seperti fitur Cari Berkas untuk memantau tahapan proses layanan, mulai dari pendaftaran hingga selesai secara real time; fitur Cari Bidang agar masyarakat bisa mengecek langsung letak bidang di peta digital dan mengetahui status kepemilikan suatu tanah. Selain itu, tersedia pula fitur Informasi Layanan Pertanahan serta fitur Layanan Mitra Kerja. (GE/JR)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000​

Berita Terkait

Bangun Pati Kembali, Warga & Keluarga Mendoakan Bupati Pati Non Aktif Sudewo Bebas
Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat
Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun
Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat untuk Agenda Pembangunan Nasional
Ambil Sumpah/Janji 1.322 PNS Baru, Wamen Ossy: Awal Mulainya Tanggung Jawab ASN
Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Perkuat Pengamanan Aset untuk Pulihkan Hak Korban dan Kerugian Negara

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:49

Bangun Pati Kembali, Warga & Keluarga Mendoakan Bupati Pati Non Aktif Sudewo Bebas

Senin, 15 Juni 2026 - 12:29

Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

Senin, 15 Juni 2026 - 12:25

Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 12:24

Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun

Senin, 15 Juni 2026 - 12:22

Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat untuk Agenda Pembangunan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:50

Ambil Sumpah/Janji 1.322 PNS Baru, Wamen Ossy: Awal Mulainya Tanggung Jawab ASN

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:47

Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Perkuat Pengamanan Aset untuk Pulihkan Hak Korban dan Kerugian Negara

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:45

Politeknik Agraria STPN Tawarkan Program Studi Khusus di Bidang Agraria, Pertanahan, dan Tata Ruang

Berita Terbaru