Iklan Miras Dekat Sekolah dan Musala Resahkan Warga Palembang: Pemkot Diduga Lalai!

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 16:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang,-kompaslink.com| Warga Palembang dibuat geram dengan munculnya papan iklan minuman beralkohol yang dianggap tak beretika. Pasalnya, iklan produk beralkohol 4,7 persen itu berdiri hanya beberapa meter dari SD Negeri 160 Palembang dan sebuah musala di kawasan padat penduduk.

Warga pun sontak memprotes. Mereka menilai penempatan iklan miras di dekat lingkungan pendidikan dan tempat ibadah adalah bentuk kelalaian yang tak bisa ditolerir.

“Ini jelas melukai moral masyarakat, khususnya umat Islam. Kami bukan anti iklan, tapi jangan di tempat seperti ini! Sekolah dan musala itu sangat tidak pantas,” tegas RO, warga sekitar, Kamis (9/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

RO menambahkan, dirinya dan warga lain sudah lama mengamati papan iklan tersebut. Mereka khawatir dampaknya bagi anak-anak sekolah yang setiap hari melewati lokasi itu.

“Anak-anak belajar akhlak, tapi malah disuguhi iklan miras. Kalau dibiarkan, siapa yang mau tanggung jawab?” ujarnya dengan nada tinggi.

Warga mendesak Pemkot Palembang, melalui Dinas Perizinan dan Satpol PP, untuk segera turun tangan memeriksa izin pemasangan reklame tersebut.

“Kami minta Pemkot menertibkan atau memanggil pihak pemasang iklan. Jika tak sesuai aturan, cabut saja izinnya!” pinta RO.

Dari pantauan di lapangan, posisi papan iklan tersebut diduga melanggar aturan tata letak reklame yang mengatur jarak aman dari lembaga pendidikan dan tempat ibadah. Promosi produk beralkohol di ruang publik juga berpotensi menabrak norma sosial dan nilai religius masyarakat Palembang.

“Kalau Pemkot Palembang diam saja, sama saja membiarkan hal ini terus terjadi. Kami tak ingin kota ini kehilangan identitas moralnya hanya karena pengawasan yang lalai,” pungkas RO dengan nada kecewa.

Kini, sorotan publik tertuju pada Pemkot Palembang. Masyarakat menanti langkah tegas untuk menertibkan atau memanggil pihak yang bertanggung jawab atas iklan tersebut, sebelum amarah warga meluas.

(Tim Fantastic4Four)

Berita Terkait

Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi
Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah
Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas
Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri
Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel
Rakor Karhutla Bersama Forkopimda, Polda Sumsel Perkuat Kesiapsiagaan Lindungi Masyarakat
Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba
Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:27

Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12

Wakapolda Sumsel Gelar Safari Jumat dan Bakti Kesehatan Gratis di Masjid Al-Falah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08

Silaturahmi dengan 61 Pimpinan Perguruan Tinggi, Kapolda Sumsel Dorong Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:46

Polda Sumsel Perkuat Green Policing melalui Aksi Peduli Lingkungan di Komplek Pakri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:28

Janjikan Lulus CPNS Kemenkumham Lewat Jalur Belakang, Pelaku Diamankan Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15

Kapolda Sumsel Terima Aliansi Cipayung Plus, Bahas Karhutla hingga Pemberantasan Narkoba

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:23

Kapolda Sumsel Bersama Wakapolda dan PJU Pererat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:16

17 Rumah Terbakar di 8 Ulu Palembang, Harimau Sumatera Bersatu Turun Salurkan Bantuan

Berita Terbaru