Banjir Landa Kabupaten PALI, Aparat dan Instansi Terkait Siaga Penuh

- Penulis

Minggu, 9 Maret 2025 - 16:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kompaslink.com|PALI, 9 Maret 2025 – Sejumlah wilayah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terdampak banjir akibat tingginya curah hujan yang memicu luapan Sungai Musi dan anak sungainya, yakni Sungai Penukal dan Sungai Abab. Banjir merendam perkarangan rumah warga di empat desa di Kecamatan Penukal dan Abab, yaitu Desa Air Itam Timur, Desa Air Itam, Desa Tanjung Kurung, dan Desa Karang Agung, dengan ketinggian air berkisar antara 20 hingga 60 cm.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian, tidak ada laporan korban jiwa. Struktur rumah panggung bertiang yang menjadi ciri khas permukiman di wilayah tersebut membantu warga tetap bertahan di kediaman masing-masing. Namun, akses keluar masuk desa menjadi terbatas akibat genangan air yang cukup tinggi di halaman rumah dan jalan lingkungan.

 

Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penyebab utama banjir ini adalah kombinasi antara curah hujan tinggi serta fenomena pasang Sungai Musi yang memperlambat aliran air dari anak sungai di wilayah PALI.

 

“Debit air Sungai Penukal dan Sungai Abab mengalami peningkatan signifikan akibat limpasan air hujan yang tidak dapat segera dialirkan ke Sungai Musi. Ini merupakan siklus tahunan, terutama saat memasuki musim penghujan. Namun, kami terus melakukan pemantauan intensif guna mengantisipasi dampak yang lebih luas,” ujar AKBP Khairu Nasrudin.

 

Ia juga mengingatkan bahwa potensi kenaikan debit air masih ada apabila curah hujan tetap tinggi dan Sungai Musi masih dalam kondisi pasang. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.

 

Sebagai langkah tanggap darurat, Polsek Penukal Abab telah melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mengurangi dampak banjir terhadap masyarakat. Beberapa langkah yang telah diambil antara lain:

 

1. Pendirian Posko Bencana

Polsek Penukal Abab telah berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan BPBD Kabupaten PALI untuk segera mendirikan posko bencana alam guna memantau perkembangan situasi serta mendistribusikan bantuan.

 

 

2. Himbauan dan Edukasi Masyarakat

Melalui Bhabinkamtibmas, masyarakat terus diberi pemahaman mengenai langkah-langkah mitigasi banjir, termasuk pentingnya evakuasi dini apabila debit air meningkat secara signifikan.

 

 

3. Koordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan

Polsek Penukal Abab merekomendasikan agar Dinas Sosial Kabupaten PALI segera menyalurkan bantuan logistik berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya bagi warga terdampak. Selain itu, Dinas Kesehatan dan puskesmas setempat diharapkan segera menyalurkan bantuan obat-obatan untuk mengantisipasi potensi penyakit akibat dampak banjir, seperti diare dan infeksi kulit.

 

 

 

Kapolsek Penukal Abab juga memastikan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan debit air secara berkala dan memberikan laporan berkala kepada pimpinan serta instansi terkait.

 

Berdasarkan analisis situasi saat ini, diperkirakan genangan air akan surut secara perlahan, tergantung pada kondisi cuaca dan pasang surut Sungai Musi. Namun, risiko kenaikan debit air tetap ada jika hujan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

 

Kepala BPBD Kabupaten PALI,menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan tim reaksi cepat untuk mengevakuasi warga jika kondisi memburuk.

 

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di bantaran sungai, untuk tetap waspada dan segera melapor jika terjadi peningkatan debit air yang mengancam keselamatan. Kami juga mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan guna mencegah munculnya penyakit akibat genangan air,” ujarnya.

 

Dengan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan dampak banjir ini dapat diminimalisir sehingga aktivitas warga dapat kembali normal dalam waktu dekat.

(Red)

Berita Terkait

Polda Sumsel Ungkap Kasus Pembakaran Rumah di PALI, Satu Tersangka Ditangkap
Polsek Talang Ubi Ungkap Curas Brutal di Pondok Sawit, Satu Tersangka Diamankan, Satu DPO
Jual Sabu ke Polisi yang Menyamar, Pengedar Asal Sekayu Langsung Ditangkap
SAT SAMAPTA POLRES PALI GELAR PATROLI PERINTIS PRESISI,CIPTAKAN RASA AMAN
POLSEK TALANG UBI GELAR KRYD, HIMBAU REMAJA HINDARI TAWURAN DAN KEJAHATAN MALAM
Polsek Penukal Abab Gelar Razia Terpadu UKL 4, Tegur 25 Pengendara dalam Upaya Cegah 3C dan Pekat
Polsek Tanah Abang Gelar KRYD, Tegas Tindak Pelanggaran dan Ciptakan Situasi Kondusif
KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS,POLSEK TALANG UBI GELAR KRYD

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:55

Polda Sumsel Edukasi Publik soal Pencegahan Pelecehan Seksual di Sekolah Lewat Radio La Nugraha

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:50

Polda Sumsel Laksanakan Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental Personel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:12

Perkuat Profesionalisme Personel, Polda Sumsel Umumkan Hasil Seleksi PAG T.A. 2026 dan SBP T.A. 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:50

Wakapolda Sumsel Hadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Kolaborasi Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:46

Dukung Proyek Strategis Nasional, Kapolda Sumsel Tekankan Transparansi dan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:39

Silaturahmi di Mapolda Sumsel, Kapolda Perkuat Kolaborasi dengan Berbagai Elemen Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:51

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,44 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp20,56 Miliar Berhasil Dicegah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:39

Perkuat Akuntabilitas dan Tata Kelola Keuangan Negara, Kapolda Sumsel Sambangi Kantor BPK Perwakilan Sumsel

Berita Terbaru