Warga Kemang Agung Gelar Aksi Damai, Tuntut Keadilan atas Pemagaran Tanah oleh PT. KAI

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025 - 12:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – KOMPASLINK.COM
Ratusan warga Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Walikota Palembang. Mereka menuntut kejelasan dan keadilan atas lahan yang telah dipagar secara sepihak oleh PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) Palembang tanpa adanya ganti rugi yang jelas. Warga menegaskan bahwa mereka memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atas tanah tersebut dan berhak mendapatkan perlindungan hukum. Jumat (28/2/2025)

Dalam aksi tersebut, warga membawa spanduk dan poster berisi tuntutan agar Walikota Palembang turun tangan membela hak-hak mereka. Mereka juga menegaskan bahwa sudah beberapa kali mencoba berkomunikasi dengan pihak PT. KAI, namun belum mendapatkan solusi yang adil.

Salah satu perwakilan warga mengungkapkan bahwa tindakan pemagaran yang dilakukan PT. KAI sangat merugikan mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hanya ingin kejelasan dan keadilan. Tanah ini memiliki Sertifikat Hak Milik, namun tiba-tiba dipagar tanpa ada ganti rugi. Kami berharap Pak Walikota bisa membantu kami,” ujarnya.

Menurut warga, pemagaran lahan secara sepihak ini berdampak besar bagi kehidupan mereka, terutama dalam aspek sosial dan ekonomi. Beberapa warga kehilangan akses ke lahan yang selama ini digunakan untuk tempat tinggal dan usaha.

Aksi ini turut didampingi oleh tim advokat dari Yayasan Bantuan Hukum Sumatera Selatan Berkeadilan (YBH SSB), yang terdiri dari Dedi Irawan, S.H., Sigit Muhaimin, S.H., M.H., dan Muhammad Miftahudin, S.H. Mereka menegaskan bahwa akan mengawal kasus ini hingga warga mendapatkan hak mereka.

Dedi Irawan menyatakan bahwa pemagaran tanpa adanya ganti rugi yang layak merupakan bentuk pelanggaran hak masyarakat.

“Pemagaran secara sepihak tanpa adanya bukti ganti rugi adalah tindakan yang merugikan warga. Kami akan mengambil langkah hukum untuk memastikan keadilan bagi masyarakat,” tegasnya.

Sigit Muhaimin menambahkan bahwa tindakan ini berpotensi melanggar hak asasi manusia serta merugikan warga secara sosial dan ekonomi.

“Kami akan memperjuangkan hak warga melalui jalur hukum. Pemerintah daerah harus turun tangan agar masalah ini tidak berlarut-larut. Ada indikasi intimidasi kepada warga saat pemagaran dilakukan, dan ini perlu diselidiki lebih lanjut,” katanya.

Sementara itu, Muhammad Miftahudin menegaskan bahwa pihaknya siap membawa kasus ini ke ranah hukum jika tidak ada solusi yang berpihak pada warga.

“Kami sudah berkomunikasi dengan PT. KAI, namun mereka mengklaim telah memberikan ganti rugi melalui pengacara mereka. Sampai saat ini, warga belum pernah menerima uang yang disebutkan, dan PT. KAI belum bisa menunjukkan bukti pembayaran yang sah,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Walikota Palembang terkait tuntutan warga. Para pengunjuk rasa berharap agar pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini serta memastikan hak-hak masyarakat tetap terlindungi.

Aksi ini berlangsung damai dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Warga menyatakan akan terus melakukan aksi lanjutan apabila tidak ada solusi yang memihak pada mereka.

Berita Terkait

Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Masjid Al-Huda menggelar zikir dan doa bersama dan Bazar 
Ketum GPP PT PGRI Sumsel, gandeng Ketum Harimau Sumatera Bersatu dan Ketum GAASS segel kantor yang digunakan BPH, Klaim Selamatkan Asat Yayasan
Dinas Perpustakaan Sumsel Gelar Sosialisasi Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan untuk Tingkatkan Literasi
Semangat “Mens Sana in Corpore Sano”, Danrem 044/Gapo Ikuti Olahraga Bersama
Ditresnarkoba Polda Sumsel, Bea Cukai Sumbagtim, dan Satgas NIC Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Narkoba Tiga TKP
Perkuat Harkamtibmas, Ditlantas Polda Sumsel Rangkul Ojol Palembang Lewat Nobar Piala Dunia dan Baksos
Polda Sumsel Gelar Forum Konsultasi Pelayanan Publik 2026, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Kepercayaan Masyarakat
Nyago Bumi Sriwijaya Aman dan Baik, Kapolda Sumsel Pimpin Pembukaan Praops Senpi Musi 2026

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:51

Ribuan Penonton Padati Konser Penutup Trail of The Kings 2026, Bupati Samosir Apresiasi Dukungan Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 15:45

Juara TOTK 2026 Naik Podium, Bupati Samosir bersama Sekdaprovsu Serahkan Hadiah

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:21

Pastikan Pelayanan Prima untuk Ribuan Pelari dan Wisatawan, Bupati Vandiko Tinjau UMKM TOTK 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:18

Gubernur Sumatera Utara Bersama Bupati Samosir Lepas Peserta Lomba 100K Trail of The Kings 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:16

Runner 60K dan 28K Resmi Dilepas, Ratusan Pelari Mancanegara Bersiap Taklukkan Jalur Ekstrem di Samosir

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:47

Dukung program “UMKM Sumut Berkah”, Bupati Samosir Vandico Gultom hadiri pembukaan Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:44

Trail of The Kings 2026 Resmi Bergulir, Wabup Samosir Sambut Kehadiran Runners Mancanegara

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:13

Dinas Perpustakaan Sumsel Gelar Sosialisasi Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Untuk Tingkatkan Literasi

Berita Terbaru