Palembang – KOMPASLINK.COM
Perseteruan yang sempat terjadi antara organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) dan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya kini berakhir damai. Deklarasi damai antara kedua pihak berlangsung di Pendopo Bupati Blora pada Rabu (15/1/2025).
Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan apresiasinya atas kesepakatan damai yang dicapai kedua ormas tersebut. “Pada kesempatan ini, kita ingin menyaksikan keduanya, PP dan GRIB, untuk membuat surat pernyataan yang nanti ditandatangani keduanya dan disaksikan Forkopimda,” ujar Arief Rohman, seperti dikutip dari detikJateng.
Sementara itu, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palembang, Nursyamsyu, memastikan bahwa situasi di Kota Palembang tetap aman dan kondusif. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terprovokasi oleh insiden yang terjadi di Jawa Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas di Kota Palembang. Saya menghimbau kepada seluruh anggota PP, terutama Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan ranting se-Kota Palembang, agar tetap tenang, menahan diri, dan tidak terprovokasi oleh peristiwa di luar sana, khususnya terkait ormas GRIB Jaya,” kata Nursyamsyu dalam keterangannya di Markas MPC Pemuda Pancasila Kota Palembang yang berlokasi di Jl. Kolonel Atmo No.58, 17 Ilir, Kec. Ilir Timur I, Palembang.
Ia juga mengingatkan bahwa kedamaian dan persatuan harus selalu dijaga. “Kita semua adalah saudara, dan saya berharap tidak ada gesekan di Kota Palembang yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Dengan komitmen yang telah disampaikan oleh masing-masing pihak, diharapkan suasana damai dan harmonis dapat terus terjaga, tidak hanya di Blora tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia. Kejadian ini sekaligus menjadi contoh positif bagi masyarakat untuk menyelesaikan konflik dengan dialog dan musyawarah. (Rills/riela)











