Palembang – KOMPASLINK.COM
Dinas Pendidikan Kota Palembang menyelenggarakan pelatihan dan lomba menulis tingkat SMP se-Kota Palembang di Aula Dinas Pendidikan. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri, serta Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, dan melibatkan 300 guru dari berbagai sekolah.
Dalam sambutannya, Adrianus Amri mengungkapkan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis para guru, yang diharapkan dapat ditransfer kepada siswa. “Kami berharap para guru mampu menyerap ilmu yang diberikan dan menularkannya kepada siswa. Dengan keterampilan menulis yang baik, siswa dapat mengembangkan kreativitas dan memperluas wawasan, termasuk dalam bidang kewirausahaan,” ujar Adrianus.
Adrianus menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan menulis, tetapi juga membangun jiwa entrepreneur. Menurutnya, pendidikan formal perlu dilengkapi dengan kemampuan non-formal dan informal yang relevan dengan kebutuhan zaman. “Kami ingin guru dan siswa memiliki keterampilan yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan nyata, seperti memanfaatkan teknologi untuk hal-hal produktif,” tambahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dinas Pendidikan juga menargetkan agar siswa dan guru Palembang mampu bersaing di tingkat kota, provinsi, nasional, hingga internasional. Untuk mendukung hal ini, program pendidikan kewirausahaan akan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah. “Kami ingin siswa memahami bahwa teknologi, seperti ponsel, dapat digunakan untuk hal produktif, seperti membuat vlog edukasi atau kegiatan kreatif lainnya yang bernilai ekonomis,” jelas Adrianus.
Selain pelatihan, Adrianus juga memaparkan program dapur umum dan pemberian makanan bergizi gratis yang menjadi salah satu prioritas. Saat ini, tiga dapur umum aktif di kawasan Sukarame dan Kalidoni, masing-masing mampu menyediakan hingga 3.000 porsi makanan per hari. Program ini melayani berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA, baik negeri maupun swasta.
“Kami menyadari pentingnya dukungan gizi yang baik untuk menunjang prestasi siswa. Beberapa siswa kesulitan makan di sekolah karena tidak sarapan di rumah. Oleh karena itu, kami berusaha menyusun waktu makan yang sesuai dengan menu yang sehat dan bergizi,” ungkap Adrianus. Ia juga berharap dapur umum dapat ditambah tahun ini untuk menjangkau lebih banyak siswa.
Dalam kesempatan yang sama, Adrianus juga menjelaskan tentang rekrutmen tenaga pendidik di Palembang. Saat ini, dari 1.258 formasi guru yang dibutuhkan, baru 67 orang yang dinyatakan lulus tahap pertama. “Kami berharap guru honorer yang telah mengikuti program PPG (Pendidikan Profesi Guru) bisa segera mengisi formasi ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah masih menunggu petunjuk teknis dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melanjutkan proses rekrutmen. “Kami berkomitmen menambah jumlah tenaga pendidik yang berkualitas untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Palembang,” tegas Adrianus.
Melalui berbagai program inovatif ini, Dinas Pendidikan Kota Palembang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa serta tenaga pendidik. Adrianus berharap langkah ini dapat mencetak generasi yang cerdas, kreatif, dan berjiwa entrepreneur. “Kami ingin Palembang tidak hanya menjadi kota pendidikan, tetapi juga kota inovasi dan kewirausahaan,” tutupnya.
Dengan agenda yang holistik, Dinas Pendidikan Kota Palembang menunjukkan tekadnya untuk terus memajukan dunia pendidikan, menjawab tantangan zaman, dan mencetak prestasi di tingkat nasional maupun internasional. (Riela)











