Magnet Jokowi Masih Besar di Jateng, Pengamat : Berkah Buat Luthfi-Yasin

- Penulis

Sabtu, 16 November 2024 - 14:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Kompaslink.com – Masih besarnya antusiasme masyarakat Banyumas dan Tegal menyambut kedatangan Jokowi Sabtu (16/11/2024), mendapat tanggapan pengamat Undip Semarang, Wahid Abdulrahman. Menurut Wahid, Presiden RI ke-7 itu masih punya magnet besar karena sikap dan kebijakanya yang populis di masyarakat selama menjadi presiden.

“Jokowi adalah populisme wong cilik. Citra bahwa Jokowi sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat dan senantiasa mengedepankan kebijakan yang pro rakyat telah melekat sejak menjadi Walikota Surakarta hingga 10 tahun menjadi presiden,” kata Wahid, saat diminta tanggapanya, Sabtu, 16 November 2024.

Wahid harus merespon fenomena ini karena rakyat Jawa Tengah masih mengelu-elukan Jokowi, saat yang bersangkutan pawai di Banyumas dan Tegal bersama Palson gubernur-wakil gubenur Jawa Tengah no 2 (Luthfi-Yasin). Di Banyumas Jokowi disambut 30 ribu orang lebih di sepanjang jalan sejauh 3 kilo meter. Begitupun di Tegal Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Citra populisme inilah yang sampai saat ini masih kuat tertanam di masyarakat Jawa Tengah. Wajar jika kemudian kehadirannya selalu disambut banyak orang meski tidak lagi menjadi presiden,” imbuh pengamat muda yang juga kandidat doktor di Jerman ini.

Selain itu, kata Wahid, Jokowi juga menjadi simbol kedekatan antara rakyat dan pemimpin tanpa sekat. Dengan mudah masyarakat bisa berjabat tangan, berfoto dengan Jokowi. Ini aatu hal yang bagi masyarakat Jawa adalah kemewahan. Mengingat dalam budaya Jawa, raja adalah sacral (tidak tersentuh).

Wahid menjelaskan, pada diri Jokowi berlaku Konsep mikul duwur mendem jero. Ini juga menjadi faktor mengapa kehadiran Jokowi saat ini masih menjadi magnet. Masyarakat memuji keberhasilan Jokowi selama 10 tahun menjadi presiden dengan pembangunan yang bisa langsung dirasakan. Inilah konsep mikul duwur.

“Sedangkan mendem jero, berarti memahami kekurangan atau kelemahan yang ada selama Jokowi menjabat. Namun kekurangan atau kelemahan tidak harus selalu diungkap,” ujar dosen program ilmu politik dan Pemerintahan FISIP Undip itu.

Pada tataran ini, kata Wahid, pasangan cagub-cawagub Jateng Ahmad Lutfhi-Taj Yasin akan memperoleh berkah politik dari Jokowi.

“Pasangan yang didukung oleh Jokowi ini dapat berkahnya, jika mau berbuat dekat dengan rakyat seperti Jokowi. Juga mau membuat kebijakan yang diharapkan bisa dinikmati rakyat sebagaimana dihasilkan oleh Jokowi. Pasti Luthfi-Yasin dapat poin banyak,”katanya.

(*)

Berita Terkait

Personel Ops Damai Cartenz Tebar Keceriaan Bersama Anak-Anak di Distrik Bibida, Paniai
Pertemuan Rutin IKAWATI Kantor Pertanahan Kab. Purbalingga
SAKIP Cerminan Akuntabilitas Publik, Irjen dan Sekjen Kementerian ATR/BPN Tegaskan Peran Strategis Pemimpin dan Integritas Kinerja
Targetkan Predikat SAKIP A, Wamen Ossy Sampaikan Lima Strategi Utama yang Lebih Terukur dan Berdampak
Cek Lokasi : Tindak Lanjut Pengadaan Tanah Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Slinga
Tinjau Kantah Kota Denpasar, Wamen ATR/Waka BPN Tekankan Pentingnya Budaya Melayani
Lewat Program PELATARAN, Masyarakat Bisa Dapatkan Layanan Pertanahan di Akhir Pekan
Rahmat Aminudin, S.H.: Selamat Hari Bhayangkara, Teruslah Menjadi Penjaga Keadilan dan Pengayom Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:50

Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Toba Optimalkan Portal Satu Data

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:47

Diskominfo Toba Ikuti Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:37

Wabup Toba Hadiri KI Sumut Award 2026, Dorong Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33

Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air Tirtanadi, Pemkab Toba Soroti Kualitas Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:41

MTQ Tidak Boleh Dimaknai Sebatas Ajang Perlombaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:36

Bupati Vandiko Hadirkan Kebijakan Baru, Kendaraan Dinas BB 1 C Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial Masyarakat Samosir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:05

Arahan Presiden Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Aksi Gerakan Indonesia ASRI

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:09

Ciptakan Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Investasi, CSR dan Ekonomi Lokal

Berita Terbaru